Preman hingga Pedagang Miras Disasar Operasi Gabungan di Singaparna
- account_circle Rian Sutisna
- calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tasikzone.co.id – Tim gabungan menggelar operasi pemberantasan premanisme dan peredaran minuman keras (miras) di sejumlah titik wilayah Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (1/10/2026).
Operasi tersebut melibatkan personel Polres Tasikmalaya, Polda Jawa Barat, Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya, serta sejumlah dinas lintas sektoral. Petugas membagi personel ke dalam beberapa tim untuk menyisir lokasi yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Petugas menyisir sejumlah titik mulai dari kawasan Alun-alun Singaparna, terminal bus, perbatasan Seruni, hingga area pasar di Jalan Gudang.
Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan menemukan puluhan orang yang diduga melakukan aktivitas premanisme dan menjadi juru parkir ilegal. Petugas juga menemukan sejumlah orang yang diduga menjual minuman keras.
Selain mendata orang-orang yang terjaring, petugas mengamankan berbagai jenis minuman keras yang mereka temukan di sejumlah lokasi.
Kasubsi Penmas Polres Tasikmalaya Aipda Triana Anggasari membenarkan pelaksanaan operasi tersebut. Menurutnya, Polres Tasikmalaya menggandeng Polda Jawa Barat dan Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya untuk menyisir sejumlah titik di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
“Kami tadi bekerja sama dengan Polda Jabar dan Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya melakukan operasi premanisme di beberapa titik wilayah Kabupaten Tasikmalaya,” kata Triana.
Triana mengatakan petugas langsung mendata sejumlah orang yang terjaring dalam operasi, termasuk mereka yang diduga menjadi preman dan juru parkir ilegal. Petugas kemudian melaporkan hasil pendataan tersebut kepada pimpinan.
Ia menambahkan, petugas juga mengamankan sejumlah minuman keras dari beberapa lokasi yang menjadi sasaran operasi.
“Kegiatan ini kami lakukan untuk menjaga Kamtibmas di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Kami berupaya meminimalisir berbagai potensi gangguan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H. mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari upaya jajaran kepolisian bersama pemerintah daerah dalam menekan aktivitas premanisme dan keberadaan juru parkir ilegal.
Menurut Hendra, kegiatan tersebut juga menindaklanjuti instruksi Gubernur Jawa Barat yang menugaskan Kesbangpol Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Polda Jabar untuk meminimalisir keberadaan premanisme dan juru parkir ilegal di berbagai daerah.
Polda Jabar bersama unsur pemerintah daerah, kata dia, akan terus melakukan pemantauan terhadap sejumlah lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas.
“Kegiatan ini kami laksanakan untuk menjaga situasi Kamtibmas di wilayah agar berbagai gangguan dapat diminimalisir sehingga tercipta situasi yang aman bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Tasikmalaya,” kata Hendra. (***)
- Penulis: Rian Sutisna














