Kredit Agresif, Tabungan Minim : LDR Tinggi di Priangan Timur
- account_circle Rian Sutisna
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tasikzone.co.id – Rasio kredit terhadap dana pihak ketiga atau Loan to Deposit Ratio (LDR) di wilayah Priangan Timur tercatat mencapai 156 persen, jauh di atas kisaran ideal perbankan yang umumnya berada di level 80 hingga 90 persen. Kondisi ini mencerminkan tingginya penyaluran kredit yang belum diimbangi dengan penghimpunan dana masyarakat.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya, Noffa Hermawati, menjelaskan bahwa tingginya LDR tersebut menunjukkan kebutuhan likuiditas perbankan di daerah masih bergantung pada dukungan dari luar wilayah, termasuk dari kantor pusat masing-masing bank.
“LDR yang mencapai 156 persen ini menandakan bahwa penyaluran kredit di Priangan Timur cukup tinggi, sehingga membutuhkan tambahan dana dari luar daerah atau dari kantor pusat bank,” ujar Noffa Hermawati. Kamis (21/05/2026) usai mengadakan Jumpa Pers Bersama Sejumlah Awak Media
Ia menambahkan, salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah masih rendahnya budaya menabung di masyarakat. Akibatnya, dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun perbankan di daerah belum mampu sepenuhnya menopang kebutuhan pembiayaan kredit.
“Budaya menabung masyarakat perlu terus ditingkatkan. Karena jika dana pihak ketiga tidak mencukupi, maka permodalan untuk penyaluran kredit juga akan terbatas dan bergantung pada sumber dana dari luar,” jelasnya.
Menurut Noffa, penguatan literasi dan inklusi keuangan menjadi kunci untuk mendorong peningkatan DPK, sekaligus menjaga keseimbangan antara penghimpunan dana dan penyaluran kredit di daerah. (***)
- Penulis: Rian Sutisna
