Breaking News
light_mode
Beranda » News » Bangun Kepercayaan Publik, Kejari Tasikmalaya Utamakan Pencegahan dan Pendekatan Humanis

Bangun Kepercayaan Publik, Kejari Tasikmalaya Utamakan Pencegahan dan Pendekatan Humanis

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

tasikzone.co.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus membangun dan memperkuat kepercayaan masyarakat melalui penegakan hukum yang berintegritas, profesional, humanis, adil, serta menjunjung tinggi martabat hukum.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya, **Erny Veronica Maramba, S.H., M.Hum**, usai mengikuti rangkaian peringatan Hari Jadi Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 yang digelar di Kantor Kejari Kota Tasikmalaya, Jalan Ir. H. Juanda No. 35, Rabu (2/9/2026).

Menurut Erny, peringatan Hari Jadi Kejaksaan RI menjadi momentum penting bagi seluruh insan Adhyaksa untuk merefleksikan sekaligus memperkuat tekad dalam menjalankan tugas dan kewenangan secara profesional, akuntabel, dan bertanggung jawab.

Ia menjelaskan, tema Hari Jadi Kejaksaan tahun ini menitikberatkan pada penguatan kepercayaan publik melalui penegakan hukum yang berintegritas, humanis, adil, dan bermartabat. Tema tersebut menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi kejaksaan untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

“Tema ini menjadi penguatan bagi kami untuk terus memastikan bahwa tugas, fungsi, dan kewenangan kejaksaan dijalankan secara benar sehingga kepercayaan masyarakat dapat terus terjaga,” ujar Erny.

Berbekal pengalaman bertugas di berbagai daerah, Erny menegaskan bahwa proses penegakan hukum harus dilakukan secara proporsional dan tidak boleh merugikan masyarakat. Setiap perkara yang ditangani harus sesuai dengan koridor kewenangan yang dimiliki kejaksaan.

“Kami hanya menjalankan tugas sesuai fungsi dan kewenangan yang diberikan. Jika suatu persoalan bukan menjadi ranah kami, maka kami tidak akan melakukan intervensi ataupun memaksakan diri untuk masuk ke dalamnya,” tegasnya.

Selain fokus pada aspek penindakan, Kejari Kota Tasikmalaya juga terus mengedepankan langkah-langkah pencegahan. Salah satunya melalui sosialisasi mengenai penerapan asas-asas umum pemerintahan yang baik dan bersih guna mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik penyimpangan.

Erny juga menilai bahwa tidak semua persoalan hukum harus berakhir di ruang sidang. Untuk perkara-perkara tertentu yang tergolong ringan dan memungkinkan adanya perdamaian maupun pemaafan dari korban, penyelesaian dapat dilakukan melalui pendekatan yang lebih humanis sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Tidak seluruh perkara harus berujung ke persidangan. Jika terdapat ruang perdamaian dan korban telah memberikan maaf, maka penyelesaian secara lebih bijak dapat menjadi pilihan, sekaligus menghindari penggunaan anggaran negara yang tidak perlu,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kejari Kota Tasikmalaya turut menyatakan dukungannya terhadap berbagai program prioritas Pemerintah Kota Tasikmalaya. Dukungan itu diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang mendorong kreativitas, inovasi, dan lahirnya generasi muda yang unggul.

Menurut Erny, peran kejaksaan tidak semata-mata terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga berkontribusi dalam memberikan gagasan serta inisiatif yang dapat mendukung pembangunan daerah melalui kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya **Rd. Dicky Chandra Negara** mengapresiasi pelaksanaan Hari Jadi Kejaksaan RI ke-81 yang berlangsung sederhana namun tetap sarat makna.

Menurutnya, kegiatan tersebut lebih tepat dimaknai sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan dan pengabdian institusi kejaksaan kepada masyarakat.

“Ini bukan sekadar seremoni peringatan, tetapi lebih kepada ungkapan syukur. Ada doa dan harapan yang dipanjatkan agar kejaksaan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Kesederhanaan justru menjadi nilai yang sangat penting,” kata Dicky.

Ia berharap momentum tersebut dapat semakin memperkuat sinergi antara Kejari Kota Tasikmalaya, Pemerintah Kota Tasikmalaya, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Dicky juga memberikan apresiasi terhadap berbagai kegiatan yang melibatkan pelajar, seperti lomba vlog dan karya ilmiah yang digagas Kejari Kota Tasikmalaya. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas dan potensi diri.

“Anak-anak adalah investasi masa depan. Karena itu, kegiatan yang mendorong kreativitas dan pengembangan kemampuan mereka harus terus didukung melalui kolaborasi berbagai pihak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dicky menyebut hubungan kerja sama antara Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Kejaksaan selama ini telah terjalin dengan baik dalam berbagai sektor. Sejumlah bentuk sinergi bahkan telah dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) dan terus diimplementasikan dalam berbagai program.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan kejaksaan sudah berjalan dalam berbagai bidang. Kerja sama tersebut telah diwujudkan melalui sejumlah program dan kesepakatan bersama yang terus dilaksanakan,” pungkasnya. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less