Breaking News
light_mode
Beranda » News » Video Joget Usai Acara Maulid Nabi di Tasikmalaya, Panitia Minta Maaf

Video Joget Usai Acara Maulid Nabi di Tasikmalaya, Panitia Minta Maaf

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tasikzone.co.id — Video yang memperlihatkan hiburan bernyanyi dan berjoget di lingkungan masjid usai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, viral di media sosial. Menyusul beredarnya video tersebut, panitia kegiatan, grup musik pengisi acara, hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Girimukti menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat.

Video berdurasi 34 detik itu menampilkan dua penyanyi perempuan yang bernyanyi di atas panggung di Kampung Cikawung, Desa Girimukti, Kecamatan Bojonggambir. Dalam rekaman tersebut, sejumlah warga tampak memberikan saweran kepada penyanyi. Bahkan, salah seorang penyanyi terlihat berada di teras masjid saat pertunjukan berlangsung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, hiburan tersebut berlangsung setelah rangkaian utama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW selesai digelar pada malam Senin, 20 September 2026.

Kemunculan video itu memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Banyak warga menilai hiburan tersebut tidak pantas digelar di area masjid yang merupakan tempat ibadah. Menindaklanjuti hal itu, jajaran Polsek Bojonggambir bersama unsur Muspika melakukan klarifikasi dan pendalaman terhadap pihak-pihak terkait pada Kamis (24/9/2026).

Ketua panitia kegiatan, Dadan Murdani, mengakui adanya kegiatan hiburan tersebut dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang muncul akibat beredarnya video tersebut.

“Kami atas nama seluruh panitia meminta maaf kepada seluruh lapisan masyarakat di Kecamatan Bojonggambir maupun Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan yang terekam dalam video itu berlangsung setelah acara inti selesai dilaksanakan,” kata Dadan.

Ia juga mengakui bahwa tayangan tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Kami memohon maaf atas beredarnya video yang dinilai tidak pantas dan menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujarnya.

Permintaan maaf serupa disampaikan Soleh Efendi dari grup musik Antasalam yang mengisi acara hiburan tersebut.

“Saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kecamatan Bojonggambir atas beredarnya video yang tidak pantas dalam kegiatan tersebut. Saya berjanji tidak akan mengulangi kejadian seperti ini di kemudian hari,” kata Soleh.

Sementara itu, Ketua MUI Desa Girimukti, Miftah Parid, mengaku tidak mengetahui adanya kegiatan hiburan tersebut karena berlangsung setelah acara peringatan Maulid Nabi selesai. Meski demikian, ia tetap menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

“Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, terutama kepada aparatur pemerintah, unsur keamanan, dan pihak lain yang merasa terganggu dengan kejadian ini. Insyaallah ke depan kami akan lebih berhati-hati dan tidak mengulangi hal serupa,” ujar Miftah.

Kasus tersebut menjadi perhatian masyarakat setempat dan diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak agar kegiatan keagamaan tetap berlangsung sesuai dengan nilai-nilai yang dijunjung bersama serta menjaga kesakralan tempat ibadah (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less