Breaking News
light_mode
Beranda » News » Warga Keluhkan Kelangkaan Obat di Puskesmas, Komisi IV DPRD Pangandaran Angkat Bicara

Warga Keluhkan Kelangkaan Obat di Puskesmas, Komisi IV DPRD Pangandaran Angkat Bicara

  • account_circle Driez
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pangandaran, Tasikzone.com – Sejumlah warga mengeluhkan ketersediaan obat di puskesmas yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Pangandaran. Keluarga pasien mengaku harus membeli obat di apotek karena stok obat di puskesmas menipis bahkan beberapa jenis obat tidak tersedia.

Keluhan tersebut muncul dari keluarga pasien yang tengah menjalani perawatan di salah satu puskesmas di Pangandaran. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah agar pelayanan kesehatan tidak terganggu akibat keterbatasan obat.

Menanggapi kondisi tersebut, anggota Komisi IV DPRD Pangandaran, Iwan M. Ridawan, menyatakan pihaknya menaruh perhatian serius terhadap persoalan itu. Komisi IV telah memanggil para kepala puskesmas untuk meminta klarifikasi terkait dugaan kelangkaan obat sekaligus mencari solusi agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Iwan menjelaskan, hasil komunikasi dengan para kepala puskesmas menunjukkan pengadaan obat dan alat kesehatan belum terealisasi selama periode Januari hingga April 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut patut menjadi perhatian karena puskesmas menerima dana kapitasi dari BPJS Kesehatan yang dicairkan setiap bulan. Dana tersebut seharusnya dapat mendukung operasional pelayanan kesehatan, termasuk pengadaan obat dan alat kesehatan.

“Dari hasil pertemuan dengan para kepala puskesmas, mereka mengakui belum melakukan pengadaan kebutuhan operasional selama Januari hingga April 2026,” kata Iwan.

Ia menjelaskan, dana kapitasi terbagi ke dalam dua komponen. Sebanyak 60 persen digunakan untuk jasa pelayanan kesehatan atau remunerasi pegawai, sedangkan sisanya dialokasikan untuk kebutuhan operasional puskesmas, termasuk pengadaan obat dan alat kesehatan.

Selain itu, Iwan mengingatkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pangandaran telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 3 Tahun 2026 pada 5 Februari 2026. Regulasi tersebut mengatur bahwa pegawai RSUD Pandega dan seluruh puskesmas tidak lagi menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang bersumber dari APBD karena mereka telah memperoleh pendapatan dari dana kapitasi.

Dengan kondisi tersebut, Iwan menegaskan tidak ada alasan bagi puskesmas mengalami kekosongan obat apabila dana operasional masih tersedia dan belum digunakan sesuai peruntukannya.

Komisi IV DPRD Pangandaran akan terus mengawasi tindak lanjut persoalan tersebut. DPRD berharap seluruh kebutuhan obat dan alat kesehatan di puskesmas dapat segera terpenuhi sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat kembali berjalan normal tanpa hambatan. (***)

  • Penulis: Driez
  • Editor: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duka di Tanah Suci, Satu Jemaah Haji Kabupaten Tasikmalaya Meninggal Dunia

    Duka di Tanah Suci, Satu Jemaah Haji Kabupaten Tasikmalaya Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Tasikzone.co.id – Duka menyelimuti rombongan jemaah haji asal Kabupaten Tasikmalaya setelah salah seorang jemaah, Wahdi Sahri, warga Desa Cibeber, Kecamatan Cikalong, dikabarkan meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, Sabtu (23/5/2026). Almarhum merupakan jemaah yang tergabung dalam Kloter 11 KJT bersama rombongan haji asal Tasikmalaya lainnya pada musim haji tahun ini. Kepala Kantor […]

  • Operasi Patuh Lodaya 2026 di Tasikmalaya Ditunda

    Operasi Patuh Lodaya 2026 di Tasikmalaya Ditunda

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Satlantas Polres Tasikmalaya menunggu jadwal baru dari Korlantas Polri, sementara sasaran operasi tetap fokus pada knalpot brong dan pelanggaran TNKB.

  • Kapolres Tasikmalaya Kota Suntik Motivasi Atlet Voli Putri Jelang Porprov Jabar

    Kapolres Tasikmalaya Kota Suntik Motivasi Atlet Voli Putri Jelang Porprov Jabar

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto memberikan motivasi dan dukungan langsung kepada atlet voli putri Kota Tasikmalaya yang tengah bersiap menghadapi Porprov Jabar 2026 di Bekasi.

  • Miris, 25 Siswa SD di Taraju Belajar di Rumah Panggung Lapuk dan Bocor

    Miris, 25 Siswa SD di Taraju Belajar di Rumah Panggung Lapuk dan Bocor

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Sebanyak 25 siswa kelas jauh SDN Kubangsari di Desa Kertaraharja, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, terpaksa belajar di rumah panggung lapuk yang bocor saat hujan. Warga berharap pemerintah segera membangun ruang kelas permanen.

  • Perkuat Ekosistem Pendidikan, MI Persis Gandok Jalin Kerja Sama dengan RA, TK, dan PAUD

    Perkuat Ekosistem Pendidikan, MI Persis Gandok Jalin Kerja Sama dengan RA, TK, dan PAUD

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    MI Persis Gandok berharap dapat berkontribusi dalam mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

  • Masjid As-Shodiqin, Destinasi Singgah Unik di Perbatasan Banjar–Majenang Play Button

    Masjid As-Shodiqin, Destinasi Singgah Unik di Perbatasan Banjar–Majenang

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Tasikzone.co.id – Di jalur selatan yang menghubungkan Kota Banjar dan Majenang, terdapat sebuah tempat singgah unik yang memadukan nuansa wisata religi, arsitektur ikonik, dan area rekreasi keluarga. Tempat itu adalah Masjid As-Shodiqin, yang juga dikenal masyarakat sebagai Masjid Perahu atau Masjid Apung Wanareja. Masjid ini berada di kawasan Rest Area Talaga Sunda seluas kurang lebih […]

expand_less