Breaking News
light_mode
Beranda » Sport » Atlet Muaythai Tasikmalaya Tampil Garang di Bekasi, Sabet 2 Emas dan 7 Medali Lainnya

Atlet Muaythai Tasikmalaya Tampil Garang di Bekasi, Sabet 2 Emas dan 7 Medali Lainnya

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

tasikzone.co.id – Kontingen Pasundan Muaythai Academy yang berada di bawah naungan Pengcab Muaythai Indonesia Kabupaten Tasikmalaya menorehkan prestasi gemilang pada ajang Indonesia Muaythai Championship 2026. Membela nama Jawa Barat di kejuaraan nasional yang digelar di Kota Bekasi pada 4–9 Agustus 2026, sembilan atlet yang diturunkan sukses membawa pulang sembilan medali, terdiri atas dua emas, tiga perak, dan empat perunggu.

Pencapaian tersebut menjadi bukti perkembangan positif pembinaan Muaythai di Kabupaten Tasikmalaya sekaligus memperkuat optimisme menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.

Dua medali emas diraih melalui penampilan impresif para atlet muda. Bilqis Ufaira Elfina, siswi SMPN 2 Kota Tasikmalaya yang tampil di kelas 34 kilogram, memastikan gelar juara setelah menang Technical Knockout (TKO) pada ronde pertama. Sementara emas kedua dipersembahkan Muhammad Dimas Abdul Fatah dari SMPN 1 Singaparna di kelas 32 kilogram usai menghentikan perlawanan lawannya lewat TKO pada ronde kedua.

Selain dua emas, atlet Tasikmalaya juga mengoleksi tiga medali perak. Sonya Nur Aulia Rahmayanti dari SMAN 1 Singaparna meraih perak di kelas 45 kilogram, sementara Satrio Bayu Sakti menyumbang perak dari kelas 60 kilogram. Satu medali perak lainnya datang dari nomor seni Muay Boran yang diperoleh pasangan Sonya Nur Aulia Rahmayanti dan Dila Zaskia Sofyanti.

Empat medali perunggu masing-masing dipersembahkan Muhamad Rifdal Hermansyah dan Haikal Akbar Riziq, mahasiswa STT Cipasung, serta Ira Purwanti di kelas 57 kilogram dan Dila Zaskia Sofyanti di kelas 45 kilogram. Di kategori seni Wai Khruu, Bilqis Ufaira Elfina juga menunjukkan performa menjanjikan dengan finis di peringkat kelima nasional.

Ketua Pengcab Muaythai Indonesia Kabupaten Tasikmalaya, Adi Septian Nugraha, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses latihan intensif yang dijalani para atlet selama kurang lebih empat bulan sebelum kejuaraan.

Menurutnya, para atlet tidak hanya dituntut meningkatkan kemampuan teknik, fisik, dan mental bertanding, tetapi juga menjaga berat badan agar tetap sesuai dengan kelas yang diikuti.

“Selama kurang lebih empat bulan mereka menjalani latihan secara maksimal. Selain mempersiapkan teknik dan fisik, para atlet juga harus disiplin menjaga berat badan agar tetap berada di kelas yang dipertandingkan,” ujar Adi.

Ia mengaku bersyukur seluruh atlet yang diberangkatkan mampu membawa pulang medali dari kejuaraan nasional tersebut.

“Alhamdulillah seluruh atlet yang berangkat berhasil menyumbangkan medali. Meski tidak semuanya meraih emas, hasil ini menjadi bukti kerja keras atlet dan tim pelatih selama masa persiapan,” katanya.

Hasil Kejurnas Indonesia Muaythai Championship 2026 ini juga akan menjadi bahan evaluasi penting bagi Pengcab Muaythai Indonesia Kabupaten Tasikmalaya menjelang Porprov XV Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.

Setibanya dari Bekasi, tim pelatih dan pengurus akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa atlet, sekaligus meningkatkan intensitas latihan sebelum memasuki program training center (TC) bagi atlet yang diproyeksikan memperkuat Kabupaten Tasikmalaya di Porprov.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Satrio Bayu Sakti. Atlet kelas 60 kilogram tersebut harus menjalani tiga pertarungan sepanjang kejuaraan. Dua laga awal berhasil ia menangkan melalui TKO pada ronde pertama dan kedua, sebelum akhirnya harus puas dengan medali perak setelah kalah angka pada partai final.

“Pada event ini saya mohon maaf hanya mampu mempersembahkan medali perak. Saya sudah berusaha maksimal dan hasil itulah yang bisa saya berikan,” ujar Satrio.

Sekretaris Umum KONI Kabupaten Tasikmalaya, Nana Sumarna, memberikan apresiasi atas pencapaian para atlet Muaythai yang dinilainya lahir dari proses latihan keras dan disiplin tinggi.

“Saya melihat langsung bagaimana mereka berlatih sangat keras untuk membangun fisik dan mental. Karena itu saya yakin mereka mampu memberikan prestasi terbaik,” kata Nana.

Ia berharap capaian di tingkat nasional tersebut dapat menjadi motivasi untuk meraih hasil yang lebih baik pada Porprov XV Jawa Barat 2026.

“Prestasi ini harus terus ditingkatkan. Minimal capaian medali yang diraih di Kejurnas bisa kembali dipertahankan pada Porprov mendatang,” pungkasnya. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less