Breaking News
light_mode
Beranda » Uncategorized » TPAKD Garut Masuk Nominasi Terbaik Jawa-Bali, Pembiayaan Petani Kentang Capai Rp20 Miliar

TPAKD Garut Masuk Nominasi Terbaik Jawa-Bali, Pembiayaan Petani Kentang Capai Rp20 Miliar

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tasikzone.co.id — Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Garut masuk nominasi Program TPAKD Terbaik Tingkat Kabupaten Wilayah Jawa-Bali dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPAKD 2026 yang berlangsung di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengapresiasi capaian tersebut sebagai hasil kolaborasi pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas akses pembiayaan produktif, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Rakornas TPAKD 2026 mengusung tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia”. Presiden RI Prabowo Subianto turut menghadiri kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi nasional dalam mendorong akses keuangan yang inklusif dan berkualitas.

Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati mengatakan, capaian TPAKD Kabupaten Garut menunjukkan pentingnya program akses keuangan yang menyesuaikan potensi ekonomi dan kebutuhan masyarakat setempat.

“Masuknya Kabupaten Garut dalam nominasi Program TPAKD Terbaik Wilayah Jawa-Bali menunjukkan bahwa perluasan akses keuangan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat apabila didukung kolaborasi yang kuat dan program yang tepat sasaran,” ujar Nofa.

Ia menegaskan, OJK terus mendorong perluasan akses keuangan agar tidak hanya menjangkau lebih banyak masyarakat, tetapi juga meningkatkan produktivitas, kemandirian, dan kesejahteraan.

Salah satu program unggulan TPAKD Kabupaten Garut ialah pengembangan ekonomi daerah melalui program UPLAND Kentang. Program ini mengintegrasikan penguatan sektor pertanian dengan akses pembiayaan melalui Perumda BPR Garut dan Koperasi Ganitri.

Sepanjang 2025, penyaluran pembiayaan melalui Perumda BPR Garut mencapai Rp20 miliar. Program tersebut juga meningkatkan jumlah petani kentang penerima manfaat sebesar 48,2 persen, dari 792 petani pada 2024 menjadi 1.174 petani pada 2025.

Selain sektor pertanian, TPAKD Kabupaten Garut mengembangkan literasi dan partisipasi masyarakat di pasar modal melalui program Berdaya Investor Muda dan UMKM Go Public. Program tersebut mencatat pembukaan 45.245 Single Investor Identification (SID) baru, melampaui target sebanyak 6.545 SID.

TPAKD Garut juga memperluas akses layanan keuangan bagi pelajar melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Hingga 2025, program tersebut mencatat pembukaan 25.797 rekening pelajar untuk memperkuat edukasi keuangan dan membangun kebiasaan menabung sejak dini.

Wakil Bupati Garut Putri Karlina mengapresiasi capaian TPAKD Kabupaten Garut yang berhasil masuk nominasi tingkat Jawa-Bali. Ia menilai pencapaian tersebut menjadi hasil komitmen bersama dalam memperkuat akses keuangan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Putri, pemerintah daerah akan terus mendorong kolaborasi agar sektor pertanian dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperoleh dukungan pembiayaan yang lebih luas dan tepat sasaran.

“Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi Kabupaten Garut untuk terus memperkuat kolaborasi dan menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Putri.

Ia berharap semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, dan memperbaiki kesejahteraan melalui dukungan akses keuangan.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Garut Ricky Rizki Darajat menyebut capaian tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan seluruh anggota TPAKD untuk terus mengembangkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ricky menegaskan, pihaknya akan mendorong program TPAKD agar semakin tepat sasaran, menjangkau lebih banyak masyarakat, serta menghubungkan potensi unggulan daerah dengan layanan keuangan yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

OJK Tasikmalaya bersama Pemerintah Kabupaten Garut dan para pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat program akses keuangan, khususnya pembiayaan sektor produktif, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan.

Upaya tersebut diharapkan mampu memperluas kesempatan masyarakat dalam mengembangkan usaha sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Garut yang inklusif dan berkelanjutan. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less