LSM PADI Ajak Anak Yatim Binaan Family Gathering di Situ Panjalu
- account_circle Rian Sutisna
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tasikzone.co.id – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan family gathering yang digelar Lembaga Swadaya Masyarakat Peradaban Demokrasi Indonesia (LSM PADI) di Kompleks Situ Panjalu, Kabupaten Ciamis, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus dan anggota LSM PADI bersama anak-anak yatim binaan. Family gathering dikemas bukan sekadar sebagai agenda rekreasi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali kekeluargaan sekaligus menumbuhkan kepedulian di lingkungan keluarga besar PADI.
Sejak kegiatan dimulai, suasana kebersamaan terlihat di antara para peserta. Pengurus dan anggota berbaur bersama anak-anak yatim binaan menikmati suasana kawasan Situ Panjalu dalam suasana santai dan penuh keakraban.
Ketua LSM PADI, Iwan Restiawan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu cara organisasi membangun hubungan yang lebih dekat antara pengurus, anggota dan anak-anak yatim binaan.
Menurutnya, anak-anak yatim yang selama ini mendapat pembinaan dari PADI juga merupakan bagian dari keluarga besar organisasi sehingga perlu mendapatkan perhatian dan ruang untuk menikmati kebersamaan.
“Kegiatan ini bukan hanya untuk berkumpul dan berekreasi, tetapi bagaimana kita membangun kebersamaan dan kepedulian. Anak-anak yatim binaan juga merupakan bagian dari keluarga besar PADI yang harus kita perhatikan dan dampingi,” ujar Iwan.
Ia menuturkan, kekuatan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh program kerja maupun berbagai kegiatan sosial yang dijalankan. Hubungan yang harmonis dan komunikasi yang baik antara pengurus dan anggota juga menjadi bagian penting dalam menjaga soliditas organisasi.
“Kami ingin pengurus dan anggota semakin solid. Dengan kebersamaan seperti ini, komunikasi akan semakin baik dan semangat untuk menjalankan kegiatan sosial juga semakin kuat,” katanya.
Iwan menyebut, keterlibatan anak-anak yatim binaan dalam family gathering tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen LSM PADI untuk menghadirkan perhatian dan kebahagiaan bagi mereka.
“Kami ingin anak-anak yatim tidak merasa sendiri. Mereka harus tahu bahwa ada keluarga besar yang peduli dan siap berbagi kebahagiaan bersama mereka,” ucapnya.
Pemilihan Kompleks Situ Panjalu sebagai lokasi kegiatan juga memberikan suasana yang berbeda. Selain menikmati lingkungan wisata, para peserta dapat berinteraksi secara lebih leluasa tanpa sekat antara pengurus, anggota maupun anak-anak yatim binaan.
Suasana santai tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi sekaligus membangun kedekatan emosional di antara seluruh peserta. Kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat menjadi energi positif bagi keluarga besar LSM PADI dalam menjalankan berbagai agenda sosial ke depan.
Iwan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan konsep yang semakin berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi energi positif bagi keluarga besar PADI. Kami ingin kebersamaan tidak berhenti di acara ini, tetapi terus diwujudkan melalui kegiatan sosial dan kepedulian kepada masyarakat,” pungkasnya. (***)
- Penulis: Rian Sutisna











