Breaking News
light_mode
Beranda » Eksis » LSM PADI Gelar Jambore dan Pelatihan Kepemimpinan di Situ Panjalu, Perkuat Kekompakan Anggota

LSM PADI Gelar Jambore dan Pelatihan Kepemimpinan di Situ Panjalu, Perkuat Kekompakan Anggota

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

tasikzone.co.id – Lembaga Swadaya Masyarakat Peradaban Demokrasi Indonesia (LSM PADI) menggelar Jambore dan Pelatihan Kepemimpinan bagi pengurus dan anggota di RM Alamanda, Kompleks Situ Panjalu, Kabupaten Ciamis, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya LSM PADI dalam memperkuat solidaritas internal sekaligus meningkatkan kapasitas kepemimpinan para pengurus dan anggota.

Mengusung suasana kebersamaan, jambore tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga diisi dengan berbagai materi dan aktivitas yang bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi, kekompakan, kedisiplinan hingga pengambilan keputusan.

Ketua LSM PADI, Iwan Restiawan, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia di lingkungan organisasi.

Menurutnya, organisasi yang kuat tidak hanya ditentukan oleh struktur kepengurusan, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang mampu bekerja sama, memiliki rasa tanggung jawab dan mempunyai jiwa kepemimpinan.

“Jambore ini bukan sekadar kegiatan berkumpul atau rekreasi. Kami ingin pengurus dan anggota mendapatkan pembekalan tentang kepemimpinan, kekompakan, tanggung jawab, serta bagaimana membangun organisasi yang lebih solid,” ujar Iwan.

Ia menegaskan, kepemimpinan merupakan salah satu fondasi utama dalam menjalankan organisasi. Karena itu, setiap pengurus maupun anggota diharapkan mampu mengedepankan tanggung jawab serta menempatkan kepentingan organisasi dan masyarakat di atas kepentingan pribadi.

“Seorang pemimpin bukan hanya soal posisi atau jabatan. Kepemimpinan itu tentang keteladanan, tanggung jawab dan kemampuan mengajak orang lain bergerak bersama. Nilai-nilai itulah yang ingin kami tanamkan melalui kegiatan ini,” katanya.

Selain meningkatkan kapasitas kepemimpinan, Iwan menyebut jambore tersebut juga menjadi ruang evaluasi dan penyegaran bagi seluruh keluarga besar LSM PADI.

Pemilihan kawasan Situ Panjalu sebagai lokasi kegiatan dinilai memberikan suasana yang lebih rileks sehingga peserta dapat berinteraksi secara lebih dekat dan membangun komunikasi di luar rutinitas organisasi.

“Kami ingin seluruh pengurus dan anggota semakin dekat, tidak ada sekat dan bisa saling menguatkan. Dari kebersamaan inilah kami berharap lahir gagasan-gagasan baru untuk kegiatan PADI ke depan,” ucapnya.

Iwan menambahkan, penguatan kapasitas internal merupakan langkah penting agar organisasi mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, setiap anggota LSM PADI perlu memiliki bekal kepemimpinan dan kemampuan bekerja sama ketika terlibat dalam berbagai kegiatan sosial maupun kemasyarakatan.

“PADI harus terus hadir dan memberikan manfaat. Untuk bisa melakukan itu, internal organisasi harus kuat terlebih dahulu. Karena itu kami mulai dari membangun kekompakan, meningkatkan kapasitas dan memperkuat rasa tanggung jawab seluruh anggota,” tuturnya.

Ia berharap Jambore dan Pelatihan Kepemimpinan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Berbagai nilai dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas organisasi sehari-hari.

“Harapan kami, setelah kembali dari kegiatan ini, semuanya membawa semangat baru. Lebih solid, lebih disiplin dan semakin siap menjalankan program-program PADI untuk kepentingan masyarakat,” pungkas Iwan.

a
Focus keyword:
Slug:
Meta description:
Tags:

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less