Lumiland Hadir di Tasikmalaya, Siapkan 5 Juta Lampu dan Tiket Gratis untuk 50 Ribu Siswa
- account_circle Galih Sugih Lugina
- calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tasikzone.co.id – Wahana wisata cahaya Lumiland Wonderful Indonesia hadir di Kota Tasikmalaya dengan menghadirkan lima juta lampu dekoratif yang dikemas dalam sembilan tema menarik. Kegiatan ini berlangsung mulai 9 Oktober hingga 15 November 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya.
Komisaris PT Lumiland Wonderful Indonesia, Eko Ardi, mengatakan, kehadiran Lumiland di Tasikmalaya merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah digelar di sejumlah kota di Indonesia, di antaranya Kediri, Probolinggo, Purwokerto, dan Cirebon.
“Di Tasikmalaya, kami memasang sekitar lima juta lampu dengan sembilan tema, di antaranya terowongan cinta dan pertunjukan laser,” ujar Eko Ardi.
Ia menjelaskan, harga tiket masuk Lumiland ditetapkan sebesar Rp35.000 untuk pengunjung dewasa dan Rp25.000 untuk anak-anak. Sementara itu, anak berusia di bawah tiga tahun dapat masuk secara gratis.
Menurut Eko, tarif tersebut merupakan standar yang diterapkan Lumiland di berbagai kota penyelenggaraan. Pihaknya tidak menaikkan harga tiket khusus untuk kegiatan di Kota Tasikmalaya.
Sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Tasikmalaya, Lumiland juga menyiapkan program pembagian 50.000 tiket gratis bagi siswa sekolah dasar (SD) kelas I hingga kelas VI. Tiket tersebut akan disalurkan ke sekolah-sekolah di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya mulai Senin mendatang melalui tim yang berkoordinasi dengan pihak sekolah.
Selain siswa SD, program tiket gratis juga diperuntukkan bagi tenaga pendidik dari berbagai daerah di Indonesia. Guru PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga guru mengaji dapat menikmati wahana tersebut secara cuma-cuma dengan menunjukkan identitas atau kartu yang membuktikan statusnya sebagai tenaga pendidik di loket masuk.
Eko menyebutkan, program tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap rangkaian peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya sekaligus upaya memperluas akses masyarakat untuk menikmati wahana wisata cahaya.
Dalam operasionalnya, Lumiland bekerja sama dengan PLN Kota Tasikmalaya dan UPTD terkait untuk mendukung kebutuhan kelistrikan. Pihak pengelola juga menyediakan genset sebagai sumber listrik cadangan.
Terkait aspek keamanan, Eko menjelaskan bahwa lampu yang digunakan dirancang tahan air dan menggunakan arus searah atau *direct current* (DC). Meski demikian, pengunjung tetap diimbau mengikuti arahan petugas dan tidak merusak atau memotong instalasi lampu.
Pihaknya menargetkan jumlah kunjungan Lumiland di Tasikmalaya mencapai 90.000 hingga 100.000 orang selama masa penyelenggaraan. Target tersebut diharapkan dapat tercapai melalui dukungan pemerintah daerah dan berbagai program yang melibatkan masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menyambut baik kehadiran Lumiland yang dinilai dapat menjadi salah satu alternatif hiburan bagi masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi daerah.
Menurut Viman, program tiket gratis bagi 50.000 siswa SD akan didukung oleh Dinas Pendidikan melalui sosialisasi dan penyaluran tiket ke sekolah-sekolah. Pemerintah juga mendukung pemberian akses gratis bagi guru dan tenaga pendidik dari seluruh Indonesia dengan menunjukkan kartu identitas profesi yang sah.
“Bukan hanya guru dari Tasikmalaya. Guru dari mana pun dipersilakan masuk secara gratis dengan menunjukkan kartu pengajarnya,” kata Viman.
Ia berharap kehadiran Lumiland di kawasan Dadaha dapat menciptakan ruang hiburan yang menyenangkan bagi masyarakat dalam momentum Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya.
“Di kawasan Dadaha ini, kita ingin menghadirkan indeks kebahagiaan bagi warga Kota Tasikmalaya. Pada peringatan hari jadi yang ke-25 ini, kita berharap kebahagiaan masyarakat meningkat dan perputaran ekonomi juga terjadi,” pungkasnya. (**)
- Penulis: Galih Sugih Lugina














