Breaking News
light_mode
Beranda » poltik dan hukum » PKB Kota Tasikmalaya Konsolidasikan Kepengurusan Baru, Siapkan Mesin Partai Hadapi Pemilu

PKB Kota Tasikmalaya Konsolidasikan Kepengurusan Baru, Siapkan Mesin Partai Hadapi Pemilu

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tasikzone.co.id – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tasikmalaya mulai mengonsolidasikan jajaran pengurus setelah menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan periode 2026–2031 dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Barat di Bandung, Minggu (20/7/2026).

Ketua DPC PKB Kota Tasikmalaya, H. Wahid, S.Pd., mengatakan pihaknya langsung bergerak melakukan sosialisasi dan pengenalan struktur kepengurusan baru kepada seluruh kader serta pengurus partai.

“Setelah menerima SK dari DPW Jawa Barat, kami segera melakukan pengumuman dan sosialisasi kepengurusan baru. Hari ini kami menggelar silaturahmi sekaligus memperkenalkan jajaran pengurus yang akan menjalankan roda organisasi lima tahun ke depan,” ujar Wahid, Selasa (21/7/2026).

Ia menjelaskan, susunan kepengurusan kali ini mengalami penyegaran yang cukup besar. Dari total 99 pengurus yang tercatat, sebanyak 54 orang merupakan kader baru yang masuk dalam struktur DPC PKB Kota Tasikmalaya.

Menurut Wahid, komposisi tersebut menunjukkan komitmen partai dalam melakukan regenerasi dan membuka ruang lebih luas bagi kader-kader potensial untuk berkontribusi dalam organisasi.

Selain itu, PKB Kota Tasikmalaya juga berhasil melampaui ketentuan keterwakilan perempuan dalam kepengurusan partai. Jika aturan mensyaratkan minimal 30 persen keterwakilan perempuan, komposisi pengurus DPC PKB saat ini mencapai sekitar 42 persen.

“Ini menjadi bukti bahwa PKB memberikan ruang yang luas bagi perempuan untuk berperan aktif dalam proses pengambilan keputusan dan penguatan organisasi partai,” katanya.

Dalam agenda silaturahmi tersebut, jajaran pengurus juga menggelar doa bersama sebagai bagian dari persiapan menyambut rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) PKB ke-28.

Wahid menuturkan, sejumlah pengurus inti DPC PKB Kota Tasikmalaya akan menghadiri pelantikan pengurus PKB se-Indonesia di Jakarta yang dipimpin langsung Ketua Umum PKB. Kegiatan itu akan dilanjutkan dengan bimbingan teknis (Bimtek) dan peringatan Harlah PKB pada 23 Juli 2026.

Ia menilai kepengurusan baru memikul tanggung jawab besar untuk menjaga kekompakan organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas kader dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.

“Kami ingin membangun organisasi yang solid dan berkualitas. Fokus utama kami adalah menyiapkan seluruh perangkat partai agar siap menghadapi Pemilu kapan pun diselenggarakan,” ujarnya.

Menanggapi wacana perubahan jadwal Pemilu yang masih menjadi perdebatan, apakah berlangsung pada 2029 atau 2031, Wahid menegaskan PKB Kota Tasikmalaya tidak terpengaruh oleh dinamika tersebut.

“Bagi kami, kapan pun Pemilu dilaksanakan tidak menjadi persoalan. Struktur kepengurusan sudah terbentuk dan mesin partai siap bekerja. Jadi tidak perlu lagi memulai dari nol,” tegasnya.

Sebagai langkah lanjutan, DPC PKB Kota Tasikmalaya akan melakukan penyegaran kepengurusan hingga tingkat ranting guna memperkuat jaringan organisasi sampai ke tingkat paling bawah.

“Ranting merupakan ujung tombak partai. Kami ingin memastikan mesin partai bergerak hingga tingkat kampung bahkan RT, sehingga konsolidasi organisasi benar-benar menyentuh masyarakat,” jelas Wahid.

Ia menambahkan, DPW PKB Jawa Barat memberikan target peningkatan perolehan kursi legislatif kepada PKB Kota Tasikmalaya pada Pemilu mendatang. Untuk itu, seluruh jajaran pengurus diminta bekerja maksimal dalam memperkuat basis dukungan masyarakat.

“Target realistis kami delapan kursi DPRD. Namun kami akan berjuang semaksimal mungkin agar PKB mampu meraih hasil terbaik dan menjadi salah satu kekuatan politik utama di Kota Tasikmalaya,” pungkasnya. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less