Lulusan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Terserap Kerja, Peluang hingga Luar Negeri Terbuka
- account_circle Rian Sutisna
- calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tasikzone.co.id – Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya terus memperkuat upaya peningkatan daya saing lulusan melalui berbagai program yang mendukung transisi dari dunia pendidikan ke dunia kerja.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar job fair dan pembekalan bagi calon alumni guna memperluas peluang kerja di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Direktur Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, Dr. Dini Mariani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memastikan lulusan tidak hanya menyelesaikan pendidikan, tetapi juga memiliki akses yang lebih luas terhadap peluang karier sesuai bidang keahliannya.
“Kegiatan ini bertujuan memfasilitasi lulusan agar lebih cepat terserap di dunia kerja. Karena itu, kami menghadirkan berbagai mitra, termasuk dari luar negeri, untuk membuka peluang kerja yang lebih luas bagi alumni,” ujar Dini. Selasa (11/08/2026)
Menurutnya, tingkat serapan lulusan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya menunjukkan capaian yang menggembirakan.
Berdasarkan data institusi, sekitar 97 persen lulusan telah bekerja, sementara 87 persen di antaranya memperoleh pekerjaan dalam kurun waktu kurang dari enam bulan setelah menyelesaikan studi.
Capaian tersebut, kata Dini, menjadi indikator bahwa kualitas pendidikan dan kompetensi lulusan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
Ia menegaskan bahwa tanggung jawab perguruan tinggi tidak berhenti pada proses pendidikan dan kelulusan mahasiswa.
Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya juga berupaya aktif mendampingi serta menjembatani alumni agar dapat memasuki dunia kerja dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama masa perkuliahan.
“Kami ingin lulusan mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat,”kata Dr Dini.
“Bagi alumni yang berkesempatan bekerja di luar negeri, manfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, dan membangun jaringan profesional,”ucapnya.
Dini berharap pengalaman yang diperoleh alumni selama berkarier, khususnya di tingkat internasional, dapat menjadi modal berharga yang nantinya dibawa kembali untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kesehatan di Indonesia.
Selain itu, ia mengingatkan seluruh alumni agar senantiasa menjaga nama baik almamater serta menunjukkan profesionalisme dalam menjalankan tugas di manapun mereka bekerja.
“Lulusan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya harus mampu menunjukkan kompetensi, integritas, dan kualitas pelayanan yang terbaik sehingga dapat menjadi representasi positif bagi almamater maupun daerah asalnya,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Dini juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terhadap pengembangan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui program beasiswa bagi mahasiswa Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.
Ia mengungkapkan, saat ini terdapat 18 mahasiswa yang memperoleh beasiswa penuh dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Program tersebut menanggung seluruh biaya pendidikan mahasiswa sejak awal perkuliahan hingga lulus.
“Program beasiswa ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kami sangat mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya,” pungkasnya (***)
- Penulis: Rian Sutisna











