Breaking News
light_mode
Beranda » News » Save Jompo: Wujud Pengabdian LSM PADI untuk Kaum Dhuafa, Lansia, dan Anak Yatim

Save Jompo: Wujud Pengabdian LSM PADI untuk Kaum Dhuafa, Lansia, dan Anak Yatim

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

tasikzone.co.id – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peradaban Demokrasi Indonesia (PADI) memperingati Milangkala ke-12 dengan menggelar syukuran bertema “12 Tahun LSM PADI: Ngahiji, Ngajaga, Ngawangun Lembur – Meneguhkan Wawasan Kebangsaan, Merawat Tradisi Karuhun, dan Berbagi untuk Sesama” di Sekretariat PADI, Jalan Dinding Ari Nomor 175 Perum BRP, Kota Tasikmalaya, Selasa (18/8/2026).

Dr. Drs. H. Ivan Dicksan Hasanudin, yang dikenal luas sebagai penggagas program santunan sosial di lingkungan LSM PADI dan kerap dijuluki “Bapak Kaum Dhuafa”, menegaskan bahwa perjalanan 12 tahun organisasi tidak hanya berfokus pada penguatan demokrasi dan kontrol sosial, tetapi juga pada upaya nyata membantu masyarakat kurang mampu melalui berbagai program kemanusiaan dan santunan yang telah menjadi ciri khas perjuangan PADI.

Menurut Ivan, semangat berbagi kepada kaum dhuafa, anak yatim, lansia, dan masyarakat yang membutuhkan merupakan implementasi nilai-nilai kemanusiaan yang terus dijaga sejak organisasi ini berdiri.

Karena itu, peringatan Milangkala ke-12 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan, melestarikan nilai-nilai budaya karuhun, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Bagas Suryo, menyampaikan apresiasi atas konsistensi LSM PADI yang selama 12 tahun terakhir terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Bagas menilai, keberadaan LSM PADI telah memberikan kontribusi positif dalam membangun kesadaran sosial dan memperkuat semangat gotong royong di masyarakat. Menurutnya, program santunan yang digagas oleh Dr. Drs. H. Ivan Dicksan Hasanudin menjadi bukti nyata bahwa organisasi kemasyarakatan dapat berperan aktif membantu pemerintah dalam mengentaskan berbagai persoalan sosial.

“Selama 12 tahun, LSM PADI telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam membela kepentingan masyarakat dan menebarkan manfaat bagi sesama. Saya mengapresiasi komitmen Pak Ivan Dicksan Hasanudin beserta seluruh jajaran PADI yang konsisten menjalankan kegiatan sosial dan kemanusiaan. Semoga LSM PADI terus menjadi mitra strategis dalam membangun Kota Tasikmalaya yang lebih maju, berdaya, dan berkeadilan,” ujar Bagas.

Ia berharap semangat Ngahiji, Ngajaga, dan Ngawangun Lembur yang diusung dalam Milangkala ke-12 LSM PADI dapat terus menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk menjaga persatuan, melestarikan nilai-nilai budaya, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less