Breaking News
light_mode
Beranda » News » Mahasiswa KKN UNITAS Tanam Pohon Alpukat di Desa Dawagung

Mahasiswa KKN UNITAS Tanam Pohon Alpukat di Desa Dawagung

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

tasikzone.co.id — Sebanyak 60 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Tasikmalaya (UNITAS) melaksanakan aksi penghijauan dengan menanam 80 bibit pohon alpukat di Desa Dawagung, Kecamatan Rajapolah, Jumat (22/8/2026).

Kegiatan bertajuk Penanaman Pohon KKN UNITAS Kec. Rajapolah tersebut dipusatkan di area persawahan Desa Dawagung. Seluruh mahasiswa KKN yang ditempatkan di sejumlah desa di Kecamatan Rajapolah turut ambil bagian dengan mengusung semangat Menanam Kebaikan, Merawat Kehidupan.

Desa Dawagung dipilih sebagai lokasi penanaman karena wilayah tersebut sebelumnya dikenal sebagai salah satu kawasan yang memiliki sumber air andalan di Kecamatan Rajapolah.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, debit sejumlah sumber air di wilayah tersebut dilaporkan terus mengalami penyusutan yang salah satunya dipengaruhi berkurangnya tutupan vegetasi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kecamatan Rajapolah, Kepala Desa Dawagung, Kapunduhan, serta Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNITAS, Dr. Dede Aji Mardani. Mereka memberikan sambutan sekaligus mengikuti penanaman bibit pohon secara simbolis bersama mahasiswa.

Dalam sambutannya, Dr. Dede Aji Mardani mengingatkan mahasiswa bahwa menanam pohon tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga dapat menjadi bagian dari amal kebaikan yang manfaatnya berlangsung dalam jangka panjang.

“Menanam pohon adalah ibadah jangka panjang, ajrun ghairu mamnun. Kita bersedekah dengan oksigen untuk semua makhluk, memberikan rumah bagi jutaan makhluk hidup termasuk mikroorganisme, serta menyediakan cadangan air bagi kehidupan,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat saat mahasiswa turun langsung ke lahan untuk menggali lubang tanam dan menanam bibit alpukat yang telah disiapkan. Setiap titik penanaman diberi papan penanda bertuliskan KKN UNITAS Desa Dawagung sebagai identitas sekaligus dokumentasi kegiatan.

Sebanyak 80 bibit alpukat yang telah tersusun di lokasi menjadi bagian dari rangkaian dokumentasi sebelum proses penanaman dilakukan. Setelah itu, mahasiswa bersama unsur pemerintah desa dan masyarakat menanam bibit secara bertahap di area yang telah ditentukan.

Melalui kegiatan tersebut, KKN UNITAS berharap penanaman pohon dapat memberikan dampak positif bagi kelestarian lingkungan, khususnya dalam membantu menjaga ketersediaan sumber air di Desa Dawagung.

Selain manfaat ekologis, pohon alpukat yang ditanam juga diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Jika dirawat secara berkelanjutan dan tumbuh dengan baik, tanaman tersebut berpotensi menjadi sumber hasil pertanian yang dapat dimanfaatkan warga dalam jangka panjang.

Aksi penanaman pohon ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa KKN UNITAS dalam mengimplementasikan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan yang tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan peningkatan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less