Breaking News
light_mode
Beranda » Eksis » HIPMI Priangan Timur Perkuat Kolaborasi Dunia Usaha dan Pendidikan untuk Tingkatkan SDM

HIPMI Priangan Timur Perkuat Kolaborasi Dunia Usaha dan Pendidikan untuk Tingkatkan SDM

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tasikzone.co.id — Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Priangan Timur terus mendorong penguatan kolaborasi di antara para pelaku usaha sekaligus membangun sinergi yang lebih erat dengan dunia pendidikan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), memperluas jejaring bisnis, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Priangan Timur.

Upaya itu diwujudkan melalui kegiatan bertajuk “Kolaborasi HIPMI dengan Dunia Pendidikan STTC dan Universitas Bakti Kencana”. Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan BPC HIPMI dari enam kabupaten/kota di kawasan Priangan Timur, dengan Kabupaten Tasikmalaya bertindak sebagai tuan rumah sekaligus fasilitator.

Ketua Umum HIPMI Kabupaten Tasikmalaya, Fahmi Muzaki, mengatakan forum tersebut menjadi momentum penting bagi para pengusaha, khususnya kalangan pengusaha muda, untuk memperluas koneksi sekaligus membangun peluang kerja sama lintas daerah.

Menurut Fahmi, keberadaan wadah bagi pengusaha muda sangat diperlukan agar potensi dan kreativitas mereka dapat berkembang serta memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.

“Para pelaku usaha harus diwadahi, terutama pengusaha muda. Kami akan terus memberikan dukungan melalui berbagai kegiatan yang positif,” kata Fahmi.

Dalam kegiatan tersebut, HIPMI Kabupaten Tasikmalaya juga menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada mahasiswa melalui kerja sama dengan Sekolah Tinggi Teknologi Cipasung (STTC).

Selain bidang pendidikan, kolaborasi juga diarahkan pada pengembangan potensi ekonomi daerah. Hal itu ditandai dengan penyerahan secara simbolis program pengabdian kepada masyarakat dari Universitas Bakti Kencana yang berfokus pada upaya hilirisasi komoditas kelapa di Kabupaten Tasikmalaya.

Fahmi menilai sinergi antara dunia usaha, perguruan tinggi, pemerintah, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi salah satu kunci untuk memperkuat ekosistem ekonomi daerah.

Kolaborasi tersebut, lanjut dia, diharapkan tidak hanya berdampak pada perkembangan sektor usaha, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia.

Ia pun mengajak seluruh pihak, termasuk media, masyarakat, pemerintah, serta para pemangku kebijakan dan kepentingan, untuk bersama-sama memberikan dukungan terhadap kiprah HIPMI.

Dukungan tersebut dinilai penting agar organisasi pengusaha muda itu dapat memperluas kontribusinya, bukan hanya di Kabupaten Tasikmalaya dan kawasan Priangan Timur, tetapi juga hingga tingkat Jawa Barat.

“Mohon doa dan dukungannya dari semua pihak, terutama media, masyarakat, serta para pemangku kebijakan dan kepentingan, agar HIPMI bisa berkontribusi lebih besar di Tasikmalaya, Priangan Timur maupun Jawa Barat,” ujarnya.

Lebih jauh, Fahmi mengungkapkan bahwa HIPMI juga memiliki perhatian terhadap penguatan jejaring usaha dari tingkat paling bawah, khususnya dengan menghubungkan para pelaku usaha di desa dengan jaringan bisnis di tingkat kabupaten hingga kawasan Priangan Timur.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi penting karena Kabupaten Tasikmalaya memiliki wilayah yang cukup luas, terdiri dari 39 kecamatan dan 351 desa. Besarnya potensi tersebut perlu diiringi dengan penguatan jaringan serta kapasitas pelaku usaha di tingkat desa.

Dengan terbentuknya jejaring usaha yang lebih kuat, peluang ekonomi baru diharapkan dapat terbuka sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk berperan sebagai penghubung antarpelaku usaha.

“Harapannya, teman-teman pemuda bisa menjadi penghubung antara pelaku usaha di desa-desa dengan wilayah kabupaten maupun Priangan Timur. Dengan begitu, SDM bisa semakin meningkat dan dapat menunjang indeks pembangunan manusia di Kabupaten Tasikmalaya maupun Priangan Timur,” pungkas Fahmi. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less