Breaking News
light_mode
Beranda » News » Kolaborasi Damkar dan Prajurit Yonif TP 939/Macan Putih Padamkan Kebakaran di Mangkubumi

Kolaborasi Damkar dan Prajurit Yonif TP 939/Macan Putih Padamkan Kebakaran di Mangkubumi

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

tasikzone.co.id — Sebuah gudang penampungan barang bekas (rongsokan) di Kampung Sambong PLN, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, terbakar pada Selasa (4/8/2026) petang. Peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan warga yang tinggal di sekitar lokasi karena khawatir api merembet ke permukiman dan jaringan listrik tegangan tinggi di dekat area kebakaran.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.40 WIB. Api dengan cepat membesar akibat banyaknya material mudah terbakar yang tersimpan di dalam gudang, seperti plastik, kardus, dan berbagai barang daur ulang lainnya. Dalam waktu singkat, kobaran api melahap sebagian besar bangunan.

Kondisi lokasi yang berada di dekat jalur Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) membuat warga semakin waspada. Untuk mengantisipasi risiko yang lebih besar, pihak PLN melakukan pemadaman aliran listrik di sekitar lokasi guna mencegah terjadinya korsleting lanjutan sekaligus mendukung proses pemadaman yang dilakukan petugas.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena besarnya kobaran api dan banyaknya material yang terus terbakar. Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dan sekitar 30 personel gabungan dikerahkan untuk mengendalikan api.

Selain unsur pemadam kebakaran, operasi penanganan kebakaran juga melibatkan personel dari Batalyon Infanteri Teritorial dan Pembangunan (Yonif TP) 939/Macan Putih yang mengerahkan satu unit kendaraan taktis pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

Komandan Yonif TP 939/Macan Putih, Letkol Inf. Deddy Setya Wijaya, S.S.T.Han., S.I.P., M.Sc., mengatakan pihaknya langsung merespons setelah menerima informasi mengenai kebakaran tersebut.

“Tim kami langsung diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman. Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, api akhirnya berhasil dipadamkan setelah upaya penanganan selama lebih dari dua jam,” kata Deddy, Rabu (5/8/2026).

Meski kebakaran berhasil dikendalikan, dua petugas pemadam kebakaran dilaporkan mengalami gangguan kesehatan saat bertugas. Satu petugas mengalami sesak napas akibat menghirup asap pekat dan kelelahan, sementara satu petugas lainnya mengalami luka ringan karena terkena serpihan kaca saat proses pendinginan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Budi Martanova, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material akibat kebakaran masih dalam proses pendataan.

Sementara itu, petugas dari Polres Tasikmalaya Kota masih melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting atau arus pendek listrik yang terjadi di area gudang rongsokan tersebut. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less