Reses di Bungursari, Tetep Abdulatif Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Jabar
- account_circle Rian Sutisna
- calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tasikzone.co.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, Drs. KH. Tetep Abdulatif, M.Ag., menggelar Reses III Tahun Sidang 2025–2026. di wilayah Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ajang penyerapan aspirasi masyarakat sekaligus ruang dialog antara wakil rakyat dan warga.
Jajaran DPD PKS Kota Tasikmalaya, pengurus DPC dan DPRA PKS Kecamatan Bungursari, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta warga setempat mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.
Dalam sambutannya, KH. Tetep Abdulatif menegaskan bahwa reses merupakan bagian dari tugas konstitusional anggota legislatif untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
“Melalui reses ini kami dapat mendengar secara langsung kebutuhan, harapan, dan berbagai persoalan yang masyarakat hadapi. Kami akan memperjuangkan setiap aspirasi agar masuk ke dalam program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Menurutnya, reses tidak hanya menjadi sarana menampung kritik, saran, dan usulan pembangunan, tetapi juga wadah menghimpun berbagai gagasan yang lahir dari masyarakat.
Ia menyebut banyak ide dan solusi pembangunan lahir dari masyarakat yang memahami kondisi di lapangan. Karena itu, anggota DPRD perlu turun langsung untuk mendengar dan menampung berbagai masukan tersebut.
Dalam pelaksanaannya, KH. Tetep mengaku kerap menjaring aspirasi dari berbagai kelompok masyarakat agar masukan yang diperoleh lebih spesifik dan mencerminkan kebutuhan di berbagai sektor.
“Kami berdialog dengan berbagai elemen, mulai dari guru Pendidikan Agama Islam, organisasi profesi guru, kalangan pesantren, petani, peternak, pelaku usaha, hingga unsur pemerintahan seperti RT, RW, dan kepala desa. Tujuannya untuk menghimpun ide-ide yang dapat mendorong kemajuan Jawa Barat di berbagai bidang,” ujarnya.
Sebagai anggota DPRD Jawa Barat yang membidangi keuangan dan pendapatan daerah, ia menegaskan seluruh aspirasi yang masyarakat sampaikan akan menjadi bahan dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.
“Setiap masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam proses perumusan kebijakan. Kami berharap kebijakan yang lahir dari proses tersebut benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mampu mendorong pembangunan Jawa Barat yang lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris DPC PKS Kecamatan Bungursari, Dadan Yuliandani, mengapresiasi pelaksanaan reses yang mampu memperkuat komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberi kesempatan kepada warga untuk menyampaikan aspirasi, harapan, maupun berbagai persoalan yang mereka hadapi secara langsung kepada anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.
“Kami berharap seluruh aspirasi masyarakat dapat kami perjuangkan di tingkat provinsi sehingga memberikan manfaat nyata bagi warga, khususnya masyarakat Kecamatan Bungursari,” ujar Dadan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah dengan menjaga semangat kebersamaan dan persatuan.
Di sisi lain, warga yang hadir menyambut baik pelaksanaan reses tersebut. Mereka menilai kegiatan itu menjadi ruang yang efektif untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan secara langsung kepada wakil rakyat.
Salah seorang peserta mengaku senang karena dapat menyampaikan aspirasi tanpa perantara dan berharap pemerintah memberi perhatian terhadap berbagai usulan yang warga sampaikan.
Warga lainnya menilai reses menjadi sarana penting untuk membangun komunikasi dua arah antara masyarakat dan anggota legislatif. Selain menyampaikan keluhan, masyarakat juga dapat memberikan masukan serta gagasan yang bermanfaat bagi pembangunan daerah.
DPRD Provinsi Jawa Barat akan menghimpun berbagai aspirasi warga dan menindaklanjutinya sesuai kewenangan yang dimiliki sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang merata, berkeadilan, dan berpihak kepada masyarakat. (***)
- Penulis: Rian Sutisna

