Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Fenomena Nongkrong Sampai Tengah Malam, Healing atau Gaya Hidup ?

Fenomena Nongkrong Sampai Tengah Malam, Healing atau Gaya Hidup ?

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tasikzone.co.id – Pemandangan kafe, warung kopi, hingga ruang publik yang tetap ramai hingga larut malam kini semakin mudah ditemui di berbagai daerah.

Tidak hanya di kota besar, kebiasaan berkumpul atau nongkrong sampai tengah malam juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di daerah.

Fenomena tersebut memunculkan beragam pandangan. Sebagian orang menganggap aktivitas nongkrong sebagai sarana melepas penat setelah menjalani rutinitas pekerjaan atau pendidikan.

Namun, tidak sedikit yang menilai kebiasaan tersebut telah berkembang menjadi gaya hidup yang dilakukan secara rutin.

Perubahan pola interaksi masyarakat turut dipengaruhi perkembangan teknologi dan media sosial. Kehadiran berbagai tempat nongkrong dengan fasilitas internet, hiburan, dan suasana yang nyaman membuat masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk menghabiskan waktu di luar rumah.

Bagi sebagian kalangan, nongkrong hingga larut malam menjadi cara untuk mencari suasana baru dan mengurangi tekanan akibat aktivitas sehari-hari.

Aktivitas tersebut kerap disebut sebagai bentuk healing atau upaya memulihkan kondisi psikologis setelah menghadapi berbagai kesibukan.

Salah seorang pengunjung kafe di Kota Tasikmalaya, Sugih Lugina, mengaku memilih menghabiskan waktu bersama teman-temannya pada malam hari karena dianggap lebih santai dibandingkan siang hari.

“Kalau malam suasananya lebih tenang. Bisa ngobrol lebih lama dan melepas penat setelah bekerja,” ujarnya.

Di sisi lain, sejumlah pihak mengingatkan agar masyarakat tetap bijak dalam mengatur waktu dan pengeluaran.

Kebiasaan nongkrong yang terlalu sering dikhawatirkan dapat berdampak pada produktivitas, kesehatan, hingga kondisi keuangan apabila tidak disesuaikan dengan kebutuhan.

aktivitas berkumpul bersama teman sebenarnya dapat memberikan manfaat positif bagi kesehatan mental selama dilakukan secara proporsional.

Interaksi sosial yang sehat dapat membantu seseorang mengurangi stres dan memperluas jaringan pertemanan.

Namun demikian, apabila aktivitas nongkrong lebih didorong oleh keinginan mengikuti tren atau tuntutan lingkungan sosial, manfaat yang diperoleh bisa berkurang.

Bahkan, seseorang berpotensi mengalami tekanan sosial ketika merasa harus selalu hadir dalam berbagai kegiatan pergaulan.

Fenomena nongkrong hingga tengah malam menunjukkan adanya perubahan pola kehidupan masyarakat modern.

Bagi sebagian orang, aktivitas tersebut menjadi sarana healing dan mempererat hubungan sosial. Sementara bagi yang lain, nongkrong telah menjadi bagian dari gaya hidup yang sulit dipisahkan dari keseharian.

Pada akhirnya, apakah nongkrong sampai tengah malam merupakan kebutuhan untuk healing atau sekadar gaya hidup, sangat bergantung pada tujuan, frekuensi, dan cara setiap individu menjalankannya.

Yang terpenting, aktivitas tersebut tetap dilakukan secara seimbang tanpa mengabaikan kesehatan, produktivitas, maupun kondisi ekonomi pribadi. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakor Mitigasi Kekeringan, Pemkab Tasikmalaya Siapkan Langkah Antisipatif

    Rakor Mitigasi Kekeringan, Pemkab Tasikmalaya Siapkan Langkah Antisipatif

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memperkuat langkah antisipasi menghadapi musim kemarau melalui Rakor Mitigasi Dampak kekeringan

  • 146 Mahasiswa PPG Unsil Ikuti KMD untuk Cetak Pembina Pramuka Profesional

    146 Mahasiswa PPG Unsil Ikuti KMD untuk Cetak Pembina Pramuka Profesional

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Sebanyak 146 mahasiswa PPG FKIP Unsil mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) untuk mencetak pembina pramuka profesional dan berkarakter.

  • Yayasan PNS Salurkan Bantuan untuk Penderita Stroke di Kawalu

    Yayasan PNS Salurkan Bantuan untuk Penderita Stroke di Kawalu

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Bantuan ini menjadi bagian dari program kepedulian sosial bagi warga kurang mampu.

  • SMAN 1 Tasikmalaya Salurkan Daging Kurban kepada Ratusan Petugas Kebersihan

    SMAN 1 Tasikmalaya Salurkan Daging Kurban kepada Ratusan Petugas Kebersihan

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    SMAN 1 Tasikmalaya membagikan daging kurban kepada 347 petugas kebersihan Kota Tasikmalaya pada Iduladha 1447 H. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial dan pendidikan karakter siswa.

  • Diky Chandra Terkesan, SMK Angkasa Punya Prospek Cerah

    Diky Chandra Terkesan, SMK Angkasa Punya Prospek Cerah

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Gal
    • 0Komentar

    Tasikzone.co.id – SMK Angkasa Kota Tasikmalaya menyelenggarakan kegiatan Open House selama dua hari yang mencapai puncaknya pada Kamis (21/05/2026) di Aula sekolah. Acara tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari para siswa SMP serta orang tua yang hadir. Kepala SMK Angkasa, Mayor Pembekalan R. PamBudi, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sejak hari […]

  • Euforia Persib Diprediksi Membludak, Polisi Fokus Pengamanan Jalur Singaparna

    Euforia Persib Diprediksi Membludak, Polisi Fokus Pengamanan Jalur Singaparna

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Tasikzone.co.id – Polres Tasikmalaya meningkatkan pengamanan jelang pertandingan sengit antara Persib Bandung menghadapi Persijap Jepara di Stadion GBLA, Bandung. Meski pertandingan berlangsung di luar wilayah Tasikmalaya, aparat kepolisian tetap mengantisipasi potensi membludaknya suporter dan euforia kemenangan di sejumlah titik di Tasikmalaya. Kabag Ops Polres Tasikmalaya, Kompol Galatikko Nagiewanto, mengatakan pengamanan akan dilakukan secara intensif selama […]

expand_less