Breaking News
light_mode
Beranda » News » Pengurusan Izin PBG Dapur MBG di Tasikmalaya Dilakukan Secara Kolektif

Pengurusan Izin PBG Dapur MBG di Tasikmalaya Dilakukan Secara Kolektif

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tasikzone.co.id — Para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Tasikmalaya kembali berkumpul dalam kegiatan silaturahmi dan koordinasi guna memperkuat sinergi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pertemuan yang dihadiri para pemilik dapur MBG tersebut difokuskan untuk menyelaraskan pemahaman terkait kewajiban administrasi yang harus dipenuhi setiap dapur penyelenggara sesuai petunjuk teknis pemerintah.

Pembina Paguyuban SPPG Tasikmalaya, Raden Ucu Supriatna, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi sekaligus edukasi bagi para pengelola dapur agar seluruh proses administrasi dapat berjalan sesuai ketentuan.

“Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus menyamakan persepsi terkait kelengkapan administrasi yang wajib dipenuhi seluruh dapur MBG,” ujar Raden Ucu Supriatna.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 78 dapur mengikuti pembinaan dengan jumlah peserta rata-rata empat hingga lima orang dari masing-masing dapur.

Menurutnya, sebagian besar administrasi saat ini telah terpenuhi. Namun, untuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), prosesnya masih terus berjalan karena memerlukan tahapan administrasi yang cukup panjang dan berkaitan langsung dengan pemerintah daerah.

“Kalau administrasi lainnya rata-rata sudah hampir 90 persen. Tinggal PBG yang memang prosesnya tidak mudah karena ada tahapan administrasi yang harus ditempuh bersama pemerintah daerah,” katanya.

Ia menjelaskan, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk mencari solusi bersama terhadap berbagai kendala yang dihadapi para pengelola dapur MBG di lapangan.

“Kita berkumpul untuk berdiskusi. Kalau ada persoalan atau kendala, kita cari solusi bersama-sama,” ungkapnya.

Raden Ucu menambahkan, proses pengurusan perizinan PBG dilakukan secara kolektif agar mempermudah koordinasi dan komunikasi dengan instansi terkait.

“Pengurusan PBG kita kolektifkan supaya lebih mudah. Dengan kebersamaan, komunikasi dengan instansi terkait juga menjadi lebih efektif karena aturan dan perda sudah jelas. Kalau diurus sendiri-sendiri tentu akan lebih sulit,” jelasnya.

Ia menyebut biaya pengurusan PBG bersifat variatif, tergantung pada luas bangunan serta akses jalan menuju lokasi dapur, apakah masuk kategori jalan kabupaten atau jalan desa.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan bahwa saat ini pengajuan administrasi sudah masuk ke tahap LSF sebagai bagian dari proses pemenuhan legalitas operasional dapur MBG. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantor KPU Kota Tasikmalaya Tetap Bisa Digunakan Tanpa Sewa

    Kantor KPU Kota Tasikmalaya Tetap Bisa Digunakan Tanpa Sewa

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    KPU Kota Tasikmalaya mendapat kepastian dari Bupati Tasikmalaya untuk tetap menggunakan kantor milik Pemkab Tasikmalaya melalui skema pinjam pakai tanpa biaya sewa.

  • Diky Chandra Dorong SMPN 1 Tasikmalaya Terus Lahirkan Generasi Unggul

    Diky Chandra Dorong SMPN 1 Tasikmalaya Terus Lahirkan Generasi Unggul

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Tasikzone.co.id – Suasana semarak dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Gerak Jalan Santai dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-78 SMP Negeri 1 Tasikmalaya yang digelar Sabtu (23/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti ratusan siswa, guru, alumni, serta masyarakat yang antusias memeriahkan perayaan hari jadi salah satu sekolah legendaris di Kota Tasikmalaya itu. Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Rd. […]

  • Pria Berjubah Putih Ditemukan Tergantung di Bawah Jembatan Rel Kereta Api

    Pria Berjubah Putih Ditemukan Tergantung di Bawah Jembatan Rel Kereta Api

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Warga Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, menemukan pria berjubah putih tergantung di bawah Jembatan Rel Kereta Api Binuang. Aparat gabungan langsung melakukan evakuasi dan penyelidikan.

  • Thriving Fashion: Tren Baju Bekas Branded Kian Digemari Anak Muda

    Thriving Fashion: Tren Baju Bekas Branded Kian Digemari Anak Muda

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Tasikzone.co.id – Tren thrifting fashion atau berburu baju bekas branded kini semakin diminati kalangan anak muda. Mereka tidak hanya menganggap aktivitas ini lebih hemat, tetapi juga menjadikannya bagian dari gaya hidup modern yang identik dengan fashion unik dan ramah lingkungan. Di berbagai daerah, termasuk Tasikmalaya, toko thrifting hingga lapak baju bekas terus dipadati pembeli, terutama […]

  • Hasil Pemeriksaan, Daging Kurban di Kota Tasikmalaya Bebas PMK dan Cacing Hati

    Hasil Pemeriksaan, Daging Kurban di Kota Tasikmalaya Bebas PMK dan Cacing Hati

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Hasil pemeriksaan petugas saat pelaksanaan Idul Adha 1447 H tidak menemukan PMK, cacing hati, maupun penyakit berbahaya lainnya.

  • JNE Pererat Kolaborasi dengan Media Lewat Program Kurban Iduladha

    JNE Pererat Kolaborasi dengan Media Lewat Program Kurban Iduladha

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Program tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus wujud semangat berbagi JNE kepada rekan media

expand_less