Dandim Klarifikasi Video Viral Dugaan Tindakan Represif TNI di Karangjaya
- account_circle Rian Sutisna
- calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tasikzone.co.id – Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, memberikan klarifikasi terkait beredarnya potongan video di media sosial yang menarasikan adanya tindakan represif TNI serta kondisi yang disebut sebagai “Darurat Agraria” di Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya.
Menurut Dandim, informasi yang beredar dalam video tersebut tidak menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan. Ia menegaskan bahwa tidak pernah terjadi penggusuran maupun perusakan tanaman milik warga dalam kegiatan yang dilakukan prajurit TNI di lokasi tersebut.
“Kami menegaskan bahwa potongan video yang beredar tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Saat kegiatan berlangsung, tidak ada penggusuran ataupun perusakan tanaman milik masyarakat,” ujar Letkol Czi M. Imvan Ibrahim dalam keterangan resminya.
Ia menjelaskan, kehadiran personel TNI di kawasan tersebut bertujuan melaksanakan kegiatan korve atau pembersihan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi penempatan Batalyon TP di wilayah Tasikmalaya.
Untuk meluruskan berbagai informasi yang berkembang, Kodim 0612/Tasikmalaya menyampaikan sejumlah fakta terkait kegiatan tersebut. Pertama, lahan yang dibersihkan merupakan area yang telah ditetapkan oleh Tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Tasikmalaya sehingga status lahannya telah dinyatakan clear and clean untuk ditempati Batalyon TP.
Kedua, jumlah personel yang terlibat dalam kegiatan pembersihan hanya sebanyak 18 prajurit. Jumlah tersebut jauh berbeda dengan narasi yang beredar di media sosial yang menyebutkan ratusan anggota TNI dikerahkan untuk menggusur petani.
Ketiga, kegiatan yang dilakukan hanya berupa pembersihan semak belukar sebagai persiapan pembangunan tenda penempatan prajurit. Karena itu, tidak ada tanaman produktif milik warga yang terdampak maupun dirusak selama kegiatan berlangsung.
Dandim juga memastikan situasi di Desa Karangjaya saat ini berada dalam kondisi aman dan kondusif. TNI bersama pemerintah daerah terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat setempat guna menjaga suasana yang harmonis.
Melalui klarifikasi ini, Kodim 0612/Tasikmalaya berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh potongan video maupun narasi sepihak yang beredar di media sosial. Pihaknya mengajak masyarakat untuk memahami informasi secara utuh agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan kegaduhan di tengah masyarakat. (***)
- Penulis: Rian Sutisna

