Enam Tahun Didampingi Polres Tasikmalaya, Arul Ubah Masa Lalu Menjadi Harapan
- account_circle Rian Sutisna
- calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tasikzone.co.id – Arul menatap ijazah SMA yang baru ia terima di rumah sederhananya di Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. Bagi remaja itu, lembaran ijazah tersebut bukan sekadar bukti kelulusan, melainkan simbol perjalanan panjang yang mengubah arah hidupnya.
Enam tahun lalu, Arul menjalani masa sulit sebagai anak yang berhadapan dengan hukum. Namun Polres Tasikmalaya memberinya kesempatan untuk memperbaiki masa depan melalui pendidikan dan pembinaan yang berkelanjutan.
Sejak 2021, Polres Tasikmalaya mengangkat Arul sebagai anak asuh. Institusi tersebut tidak hanya memberikan pendampingan, tetapi juga menanggung biaya pendidikan Arul sejak SMP hingga lulus SMA. Selain itu, Polres Tasikmalaya turut membantu memenuhi kebutuhan keluarganya.
Komitmen tersebut terus berlanjut meskipun terjadi pergantian pimpinan. Lima Kapolres secara bergantian melanjutkan program pembinaan terhadap Arul, mulai dari AKBP Rimsyahtono, AKBP Suhadi Heri Haryanto, AKBP Bayu, AKBP Haris Dinzah, hingga Kapolres Tasikmalaya saat ini, AKBP Wahyu Prista Utama.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Heru Samsul Bahri mengatakan keberhasilan Arul menyelesaikan pendidikan menjadi bukti nyata komitmen Polres Tasikmalaya dalam mendukung generasi muda melalui jalur pendidikan formal.
“Sejak 2021, Polres Tasikmalaya memiliki anak asuh yang sebelumnya berhadapan dengan hukum. Kami membiayai pendidikan Arul sejak SMP hingga lulus SMA. Saat ini Arul telah menyelesaikan pendidikan dan memiliki cita-cita menjadi anggota Polri,” ujar AKP Heru saat kegiatan di Salawu, Jumat (26/6/2026).
Selama enam tahun terakhir, Arul menjalani berbagai tahapan kehidupan remaja, mulai dari menempuh pendidikan SMP hingga menyelesaikan SMA. Dalam proses tersebut, Polres Tasikmalaya terus memberikan pembinaan, pengawasan, serta motivasi agar ia tetap fokus membangun masa depannya.
Setelah lulus SMA, Polres Tasikmalaya kembali melanjutkan pendampingan dengan membina Arul secara langsung di lingkungan kepolisian. Pembinaan itu bertujuan mempersiapkan Arul untuk mengikuti seleksi penerimaan anggota Polri.
Di hadapan para anggota polisi, Arul menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang ia terima selama ini.
“Pak Polisi, selama enam tahun Polres Tasikmalaya membiayai sekolah saya dari SMP sampai SMA. Sekarang saya sudah lulus dan sedang mengikuti pembinaan untuk menjadi polisi. Hatur nuhun kepada Polres Tasikmalaya, semoga Allah SWT membalas semua kebaikannya,” kata Arul.
Bagi Polres Tasikmalaya, Arul bukan sekadar angka dalam program pembinaan. Arul menjadi bukti bahwa kesempatan kedua dapat mengubah kehidupan seseorang. Melalui pendidikan, pendampingan, dan pembinaan yang konsisten, seorang anak yang pernah berhadapan dengan hukum mampu bangkit, memperbaiki diri, dan menata masa depan.
Ijazah SMA yang kini berada di tangan Arul menjadi simbol keberhasilan perjalanan tersebut. Ia berhasil mengubah stigma masa lalu menjadi harapan baru untuk masa depan yang lebih baik.
Perjalanan Arul memang belum berakhir. Seleksi anggota Polri masih menantinya. Namun kini ia melangkah dengan bekal pendidikan, pengalaman, dan keyakinan yang jauh lebih kuat dibandingkan enam tahun lalu. (***)
- Penulis: Rian Sutisna

