Institut Alam Rimba Dukung Program Tasik Hejo
- account_circle Rian Sutisna
- calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tasikzone.co.id – Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPUTRLH) Kabupaten Tasikmalaya menggandeng Institut Alam Rimba Puncak Suji untuk memperkuat berbagai program lingkungan hidup di Kabupaten Tasikmalaya.
Kedua pihak membahas rencana kolaborasi tersebut dalam audiensi yang berlangsung di Kantor DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (8/7/2026). Audiensi ini menindaklanjuti surat permohonan kemitraan yang diajukan Institut Alam Rimba Puncak Suji pada 6 Juli 2026.
Delegasi Institut Alam Rimba Puncak Suji dipimpin Dewan Penasehat Irman Hirdasah. Turut hadir Koordinator Divisi Kurikulum dan Pengajaran Randika, Koordinator Divisi Konservasi dan Lingkungan Agus Sudarsono, Koordinator Divisi Kemitraan dan Humas Shepia Nur Latifah, Koordinator Divisi Pertanian Berkelanjutan Persada Sagala, serta Risna Nurhajani.
Kepala DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya, Deden Ramdhan Nugraha, menyambut positif inisiatif kolaborasi tersebut.
Menurutnya, program yang dikembangkan Institut Alam Rimba Puncak Suji sejalan dengan arah pembangunan lingkungan yang sedang dijalankan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.
“Kami mendukung langkah ini. Banyak program Institut Alam Rimba yang dapat bersinergi dengan program pemerintah daerah. Kami siap membuka ruang komunikasi dan kolaborasi sesuai mekanisme yang berlaku,” kata Deden.
Deden juga meminta Institut Alam Rimba Puncak Suji untuk terus membangun komunikasi dengan Bidang Lingkungan Hidup DPUTRLH agar kedua pihak dapat merealisasikan program kerja secara terencana dan sesuai regulasi.
Dalam audiensi tersebut, Deden memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya di bawah kepemimpinan Bupati Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati Asep Sopari Al Ayubi. Salah satu program yang menjadi fokus pemerintah daerah adalah **Tasik Hejo**.
Program tersebut mendorong pelestarian lingkungan melalui penghijauan, rehabilitasi daerah tangkapan air, penguatan Agen Hijau di desa-desa, serta pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.
Menurut Deden, Institut Alam Rimba Puncak Suji dapat mengambil peran strategis dalam mendukung keberhasilan Program Tasik Hejo, terutama saat pemerintah daerah menghadapi tantangan perubahan iklim dan ancaman musim kemarau yang berkepanjangan.
Selain itu, Deden menyoroti persoalan sampah yang masih menjadi pekerjaan rumah di Kabupaten Tasikmalaya. Ia menilai masyarakat harus memulai penyelesaian masalah sampah dari tingkat rumah tangga, bukan hanya mengandalkan pengelolaan di tempat pembuangan akhir.
Untuk mendukung upaya tersebut, DPUTRLH tengah menyiapkan kawasan percontohan pengelolaan sampah terpadu yang akan berfungsi sebagai pusat edukasi lingkungan bagi masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan contoh nyata pengelolaan sampah yang baik. Masyarakat tidak cukup hanya mendengar sosialisasi, tetapi juga perlu melihat dan mempraktikkan langsung pengelolaan sampah yang benar,” ujar Deden.
Sementara itu, Koordinator Divisi Kurikulum dan Pengajaran Institut Alam Rimba Puncak Suji, Randika, mengapresiasi dukungan yang diberikan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya. Ia menilai dukungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pengurus untuk mengembangkan pendidikan berbasis alam yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Dukungan ini menjadi energi bagi kami untuk terus mengembangkan pendidikan berbasis alam yang berdampak positif bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya,” kata Randika.
Audiensi tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk menyusun program kerja terintegrasi sebagai langkah awal memperkuat pelestarian lingkungan di Kabupaten Tasikmalaya. Kedua pihak berharap kolaborasi tersebut dapat mendukung terwujudnya Kabupaten Tasikmalaya yang hijau, lestari, dan berkelanjutan. (***)
- Penulis: Rian Sutisna

