Breaking News
light_mode
Beranda » News » OJK Tasikmalaya Bekali Pelajar Pramuka dengan Literasi Keuangan

OJK Tasikmalaya Bekali Pelajar Pramuka dengan Literasi Keuangan

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

tasikzone.co.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank bjb) Kantor Cabang Tasikmalaya terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda melalui kegiatan edukasi keuangan yang diikuti 91 anggota Pramuka dari SMP Negeri 2 Tasikmalaya dan SMP Negeri 1 Tasikmalaya pada 13–14 Agustus 2026.

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pramuka tersebut merupakan bagian dari upaya OJK untuk membekali pelajar dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam mengelola keuangan secara bijak, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk aktivitas keuangan ilegal yang semakin marak seiring perkembangan teknologi digital.

Materi edukasi disampaikan oleh Tim Edukasi OJK Tasikmalaya, Nur Izmi dan Fyrda Farida, melalui tema **“Cerdas Keuangan dan Waspada Aktivitas Keuangan Ilegal”**. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dan disesuaikan dengan kehidupan sehari-hari pelajar, mulai dari pengenalan tugas dan fungsi OJK, pengelolaan keuangan pribadi, hingga pemahaman mengenai risiko aktivitas keuangan ilegal.

Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami pentingnya pengelolaan keuangan sejak usia sekolah, antara lain dengan membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun anggaran sederhana, serta membiasakan diri menabung. Nilai-nilai tersebut dinilai selaras dengan prinsip kepramukaan yang menanamkan sikap disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.

“Nilai-nilai yang dipelajari dalam Pramuka juga dapat diterapkan dalam pengelolaan keuangan sehari-hari. Sejak usia sekolah, penting bagi pelajar untuk mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, membuat anggaran, serta menyisihkan sebagian uang untuk ditabung. Kebiasaan sederhana ini akan menjadi bekal penting agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan cerdas dalam mengambil keputusan keuangan,” ujar Nur Izmi.

Selain itu, OJK mengingatkan para pelajar agar tidak terjebak dalam perilaku konsumtif yang dipengaruhi fenomena *Fear of Missing Out* (FOMO), *Fear of People’s Opinion* (FOPO), dan *You Only Live Once* (YOLO). Pelajar didorong untuk tidak mengambil keputusan keuangan hanya karena mengikuti tren, mencari pengakuan sosial, atau mengejar kepuasan sesaat.

Pada kesempatan yang sama, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai perbedaan pinjaman daring legal dan pinjaman online ilegal. OJK menjelaskan ciri-ciri layanan pinjaman yang legal, risiko penggunaan pinjaman ilegal, serta pentingnya memastikan legalitas suatu layanan keuangan sebelum digunakan. Pelajar juga diingatkan untuk selalu menjaga keamanan data pribadi.

Tidak hanya itu, OJK turut memberikan edukasi mengenai bahaya judi online, termasuk berbagai modus yang kerap disamarkan dalam bentuk permainan atau *game online*. Para peserta diperkenalkan dengan istilah-istilah yang sering digunakan dalam praktik perjudian daring agar mampu mengenali indikasinya sejak dini dan tidak mudah terpengaruh oleh tawaran yang dikemas menyerupai permainan biasa.

Melalui kegiatan edukasi ini, OJK Tasikmalaya berharap anggota Pramuka di SMP Negeri 2 Tasikmalaya dan SMP Negeri 1 Tasikmalaya dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya berkarakter kuat, tetapi juga memiliki kecerdasan finansial yang memadai. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta disebarluaskan kepada keluarga, teman, dan lingkungan sekitar.

OJK mengajak generasi muda untuk semakin cerdas dalam mengelola keuangan, waspada terhadap berbagai bentuk aktivitas keuangan ilegal, serta selalu memastikan legalitas dan memahami karakteristik setiap produk maupun layanan keuangan sebelum menggunakannya. Dengan tingkat literasi keuangan yang semakin baik, generasi muda diharapkan mampu membangun masa depan finansial yang sehat, aman, dan sejahtera. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less