Breaking News
light_mode
Beranda » Uncategorized » Polres Tasikmalaya Salurkan Bantuan untuk Keluarga Nelayan Korban Kecelakaan Laut Cipatujah

Polres Tasikmalaya Salurkan Bantuan untuk Keluarga Nelayan Korban Kecelakaan Laut Cipatujah

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tasikzone.co.id – Polres Tasikmalaya menyalurkan bantuan sosial kepada keluarga nelayan yang meninggal dunia akibat kecelakaan laut di perairan Pantai Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (24/10/2026).

Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi menyerahkan bantuan secara langsung kepada keluarga korban di Kampung Karanganyar, Desa Sindangkerta. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian kepolisian terhadap keluarga yang tengah berduka setelah kehilangan anggota keluarga dalam kecelakaan laut.

Peristiwa nahas itu menimpa tiga nelayan yang menggunakan perahu Pahala Kencana pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Dua nelayan, Ending (56) dan Welly (38), meninggal dunia, sedangkan Budi Andriana (30) berhasil menyelamatkan diri.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan moral dan material kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Musibah ini tentu menjadi duka mendalam bagi masyarakat pesisir di Cipatujah,” ujar Ade Papa Rihi saat menyerahkan bantuan.

Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat utama Polres Tasikmalaya, personel Polsek Cipatujah, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud), serta Ketua Himpunan Nelayan setempat, Dedi Mulyadi.

Dedi mengapresiasi perhatian jajaran Polres Tasikmalaya yang memberikan dukungan kepada keluarga nelayan yang tertimpa musibah.

“Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga korban yang saat ini sedang berada dalam masa pemulihan dan duka,” ungkap Dedi.

Kecelakaan tersebut terjadi saat ketiga nelayan dalam perjalanan kembali ke daratan setelah memasang jaring ikan layur. Ketika perahu berada sekitar 100 meter dari garis pantai, gelombang tinggi menghantam badan perahu hingga terbalik.

Budi Andriana berhasil menyelamatkan diri setelah berenang menuju pantai. Warga pesisir yang mendengar teriakan minta tolong turut membantu proses penyelamatannya.

Sementara itu, Ending dan Welly sempat dinyatakan hilang setelah terseret arus laut. Keduanya kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa tersebut meninggalkan duka bagi keluarga korban dan masyarakat nelayan di wilayah pesisir Cipatujah. Penyaluran bantuan dari Polres Tasikmalaya diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less