Breaking News
light_mode
Beranda » News » OJK Tasikmalaya : Kredit UMKM di Priangan Timur Capai Rp24,84 Triliun

OJK Tasikmalaya : Kredit UMKM di Priangan Timur Capai Rp24,84 Triliun

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tasikzone.co.id – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya Nofa Hermawati menyampaikan bahwa penyaluran kredit kepada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Priangan Timur mencapai Rp24,84 triliun hingga Juni 2026.

Nilai tersebut setara dengan 42,70 persen dari total kredit perbankan di wilayah Priangan Timur.

Berdasarkan data OJK Tasikmalaya, kredit non-UMKM tercatat sebesar Rp33,34 triliun atau 57,30 persen dari total kredit. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sektor UMKM masih menjadi bagian penting dalam penyaluran pembiayaan perbankan di wilayah Priangan Timur.

Nofa Hermawati menjelaskan, berdasarkan skala usaha, penyaluran kredit UMKM masih didominasi oleh usaha mikro.

“Kredit untuk usaha mikro mencapai Rp15,70 triliun atau 63,20 persen. Kemudian usaha kecil memperoleh kredit sebesar Rp7,28 triliun atau 29,31 persen, sedangkan usaha menengah sebesar Rp1,87 triliun atau 7,50 persen,”kata Nofa melalui Rilis yang diterima wartawan. Selasa (26/08/2026)

Menurut Nofa, kondisi tersebut menunjukkan bahwa industri perbankan masih memiliki peran penting dalam menyediakan pembiayaan bagi pelaku UMKM yang menjadi salah satu penggerak perekonomian daerah.

“Secara keseluruhan, kinerja perbankan Priangan Timur hingga Juni 2026 juga menunjukkan perkembangan positif. Total aset mencapai Rp90,94 triliun, DPK sebesar Rp37,13 triliun, sedangkan kredit yang diberikan mencapai Rp58,19 triliun,”ucapnya.

Dari sisi penghimpunan dana, tabungan masih mendominasi struktur DPK dengan nilai Rp25,81 triliun atau 69,52 persen. Selanjutnya deposito mencapai Rp7,29 triliun atau 19,64 persen dan giro sebesar Rp4,03 triliun atau 10,85 persen.

Nofa Hermawati menegaskan bahwa perkembangan tersebut menjadi bagian dari gambaran kinerja sektor perbankan di Priangan Timur yang tetap menunjukkan pertumbuhan positif hingga Juni 2026. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less