Breaking News
light_mode
Beranda » News » Kabupaten Tasikmalaya Miliki Udara Terbersih di Indonesia

Kabupaten Tasikmalaya Miliki Udara Terbersih di Indonesia

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tasikzone.co.id – Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya dikenal dengan alamnya yang sejuk dan asri, tetapi juga mencatatkan prestasi sebagai daerah dengan kualitas udara terbaik di Indonesia berdasarkan hasil pengukuran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Capaian tersebut menjadi salah satu poin yang disampaikan Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, saat melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Lingkungan Hidup beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuannya dengan Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, Asep Sopari menegaskan bahwa kualitas udara yang baik harus dijaga melalui langkah-langkah konkret dan berkelanjutan, bukan sekadar menjadi kebanggaan daerah.

Menurutnya, upaya menjaga kualitas lingkungan harus dilakukan melalui program penghijauan secara masif serta penguatan fungsi daerah tangkapan air yang berperan penting dalam menyerap emisi karbon.

“Udara bersih merupakan aset berharga bagi Kabupaten Tasikmalaya. Karena itu, kami ingin memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup melalui program penanaman pohon secara masif dan menjaga fungsi carbon capture agar kawasan resapan air tetap terpelihara,” ujar Asep Sopari di lingkungan Pemkab Tasikmalaya, Senin (08/06/2026)

Selain membahas kualitas udara, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya juga menaruh perhatian serius terhadap persoalan sampah.

Asep Sopari meminta jajaran Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PU-TRPP-LH) mengubah pola pikir dalam pengelolaan sampah.

Ia menilai sampah tidak lagi dapat dipandang sebagai beban yang menguras anggaran daerah, melainkan harus dikelola sebagai sumber ekonomi yang memiliki nilai manfaat.

“Jika dikelola dengan baik, sampah dapat menjadi potensi usaha yang memberikan manfaat ekonomi. Dengan pengelolaan yang mandiri dan berkelanjutan, pemerintah tidak harus terus-menerus mengalokasikan anggaran besar hanya untuk kegiatan pengangkutan dan pembuangan sampah,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Asep juga mengungkapkan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup berencana memberikan bantuan armada pengangkut sampah kepada Kabupaten Tasikmalaya.

Bahkan, Menteri Lingkungan Hidup dikabarkan akan datang langsung ke Tasikmalaya untuk menyerahkan bantuan tersebut.

“Kami berharap bantuan ini dapat segera terealisasi. Informasinya, Pak Menteri berencana hadir langsung ke Tasikmalaya saat penyerahan bantuan berlangsung,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU-TRPP-LH Kabupaten Tasikmalaya, Deden Ramadhan Nugraha, mengakui keterbatasan armada pengangkut sampah masih menjadi tantangan utama di lapangan.

Dari total 10 unit kendaraan yang dimiliki, dua unit saat ini mengalami kerusakan sehingga hanya delapan armada yang beroperasi untuk melayani wilayah Kabupaten Tasikmalaya yang cukup luas.

“Jumlah armada yang kami miliki masih jauh dari ideal. Daerah dengan cakupan wilayah yang lebih kecil umumnya memiliki antara 20 hingga 40 unit truk sampah, sementara kami saat ini hanya mengoperasikan delapan unit,” jelas Deden.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Tasikmalaya tengah mendorong penerapan konsep pengelolaan sampah berbasis kecamatan.

Melalui skema tersebut, setiap kecamatan diharapkan memiliki titik pengelolaan sampah sendiri sehingga tidak seluruh sampah harus dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA) induk.

Langkah tersebut juga menjadi solusi jangka menengah sambil menunggu realisasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSA) yang masih membutuhkan proses dan waktu yang cukup panjang.

Deden menegaskan pihaknya terus berupaya menjalankan arahan Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya agar persoalan sampah dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan.

“Kami terus berupaya menjalankan arahan Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati agar persoalan sampah di Kabupaten Tasikmalaya dapat teratasi. Memang masih ada berbagai tantangan, namun kami terus melakukan pembenahan agar pengelolaannya semakin baik,” pungkasnya. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanpa Atlet Impor, Kabupaten Tasik Andalkan Kekuatan Lokal di Porprov Jabar 2026

    Tanpa Atlet Impor, Kabupaten Tasik Andalkan Kekuatan Lokal di Porprov Jabar 2026

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Sebanyak 269 atlet dan 184 pelatih-manajer binaan lokal menjalani tes fisik perdana serta menerima perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dan stimulan pembinaan.

  • DKKT Gandeng Unsil Kembangkan Riset Sejarah dan Dokumentasi Budaya

    DKKT Gandeng Unsil Kembangkan Riset Sejarah dan Dokumentasi Budaya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Gal
    • 0Komentar

    Tasikzone.co.id – Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Tasikmalaya (DKKT) secara resmi menjalin kerja sama dengan Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Siliwangi (Unsil) dalam bidang penelitian serta kajian ilmiah sejarah dan budaya Kota Tasikmalaya. Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk mempererat sinergi antara kalangan akademisi dan praktisi kebudayaan dalam upaya menjaga ingatan kolektif […]

  • Tinggal di Rumah Sempit Bersama Anak, Mak Nonong Dapat Perhatian dari Yayasan Padi

    Tinggal di Rumah Sempit Bersama Anak, Mak Nonong Dapat Perhatian dari Yayasan Padi

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Yayasan Padi Nusantara Sejahtera akan terus menjalankan Program Save Jompo secara berkelanjutan dengan menjangkau warga lanjut usia

  • Media Sosial Membuat Orang Makin Dekat atau Justru Kesepian ?

    Media Sosial Membuat Orang Makin Dekat atau Justru Kesepian ?

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Psikolog menyebut penggunaan media sosial secara berlebihan dapat memicu perasaan cemas, overthinking, hingga membandingkan kehidupan diri sendiri dengan orang lain. Hal tersebut sering terjadi ketika seseorang terlalu sering melihat unggahan tentang pencapaian, gaya hidup, maupun kebahagiaan orang lain di internet.

  • Kontingen Pramuka Kota Tasikmalaya Siap Berangkat ke Jamnas XII 2026

    Kontingen Pramuka Kota Tasikmalaya Siap Berangkat ke Jamnas XII 2026

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Kontingen Pramuka Kota Tasikmalaya siap mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Cibubur. Ketua Kwarcab Muhamad Yusuf meminta peserta menjaga kesehatan, disiplin, dan nama baik daerah.

  • Pertamina Patra Niaga Kenalkan Bisnis Hilir Energi kepada Mahasiswa di PGTC 2026

    Pertamina Patra Niaga Kenalkan Bisnis Hilir Energi kepada Mahasiswa di PGTC 2026

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Tasikzone.co.id – Pertamina Patra Niaga terus memperkuat kolaborasi dengan kalangan akademisi melalui dukungannya dalam program Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 Kegiatan tersebut resmi dibuka di Institut Teknologi Bandung pada Kamis (21/5/2026). PGTC 2026 menjadi wadah pengembangan talenta muda untuk melahirkan ide, inovasi, dan kontribusi nyata dalam mendukung masa depan energi nasional yang berkelanjutan. Tahun […]

expand_less