Program Bedah Rumah di Tasikmalaya Melesat, Ratusan Keluarga Mulai Rasakan Manfaat BSPS
- account_circle Rian Sutisna
- calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tasikzone.co.id — Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mempercepat upaya penyediaan hunian yang aman, sehat, dan layak bagi masyarakat melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Bedah Rumah. Memasuki pertengahan tahun 2026, pelaksanaan program tersebut menunjukkan progres yang semakin signifikan.
Manfaat program ini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya Ibu Hodijah, warga Desa Mandalawangi, Kecamatan Salopa, yang menerima bantuan secara simbolis dari pemerintah. Penyerahan bantuan tersebut menjadi awal perubahan kondisi hunian bagi dirinya sekaligus ratusan keluarga penerima manfaat lainnya di Kabupaten Tasikmalaya.
Percepatan pelaksanaan program strategis pemerintah pusat ini berlangsung berkat langkah cepat Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya di bawah kepemimpinan Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin. Pemerintah daerah mengintensifkan koordinasi lintas sektor dan menyederhanakan proses administrasi agar bantuan segera diterima masyarakat yang memenuhi kriteria.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Lingkungan Hidup (PUTRLH) Kabupaten Tasikmalaya, Deden Ramdhan Nugraha, didampingi Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Dadan Rudiana, memaparkan perkembangan pelaksanaan program hingga Juli 2026.
Deden menjelaskan, dari total target 1.740 unit rumah pada tahun ini, sebanyak 193 unit telah berstatus *Real SK* atau telah mengantongi Surat Keputusan dan siap maupun sedang dikerjakan di lapangan. Selain itu, tim verifikasi telah menyatakan 107 unit rumah berstatus Final & OK dan kini menunggu penerbitan Surat Keputusan untuk proses penyaluran bantuan.
Sementara itu, sebanyak 1.440 unit rumah lainnya masih berada dalam kuota lanjutan yang terus dikawal secara bertahap hingga seluruh target dapat terealisasi.
Menurut Deden, program BSPS tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik rumah, tetapi juga menjadi instrumen peningkatan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah.
“Program ini bukan sekadar membangun dinding dan atap, tetapi juga membangun martabat serta meningkatkan kesejahteraan keluarga berpenghasilan rendah melalui semangat gotong royong masyarakat,” ujar Deden.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat, Pemkab Tasikmalaya optimistis pembangunan kawasan permukiman akan semakin merata dan tepat sasaran. Langkah tersebut sekaligus memperkuat upaya mewujudkan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya yang lebih sejahtera dan berdaya.(***)
- Penulis: Rian Sutisna
