Breaking News
light_mode
Beranda » News » Densus 88 Bergerak, Rumah Terduga Kasus Ledakan Dadaha Digeledah

Densus 88 Bergerak, Rumah Terduga Kasus Ledakan Dadaha Digeledah

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tasikzone.co.id – Pengembangan kasus ledakan yang menggegerkan kawasan Kompleks Olahraga Dadaha, Kota Tasikmalaya, memasuki babak baru. Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggeledah sebuah rumah kontrakan di Kampung Gunung Koneng RT 02 RW 13, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Minggu (12/7/2026).

Dalam penggeledahan yang melibatkan personel Densus 88, Satbrimob Polda Jawa Barat, dan Polres Tasikmalaya Kota itu, aparat mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyelidikan kasus ledakan di Dadaha. Di antaranya sebuah senapan serta sejumlah buku yang diduga berisi materi jihad.

Sejak pukul 13.30 WIB, aparat bersenjata lengkap mendatangi lokasi dan langsung memasang garis polisi di sekitar rumah yang ditempati pria berinisial AAS. Tim Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat turut melakukan sterilisasi untuk memastikan situasi aman selama proses penggeledahan berlangsung.

Kehadiran aparat dalam jumlah besar sontak menyedot perhatian warga sekitar. Banyak warga berkerumun untuk menyaksikan jalannya penggeledahan yang berlangsung selama beberapa jam.

Nama AAS sendiri mencuat dalam pengembangan penyelidikan ledakan yang terjadi di kawasan Dadaha pada Sabtu (11/7/2026) malam. Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut berawal dari perselisihan antara seorang pedagang jagung berinisial S dengan pedagang tahu gejrot berinisial E.

Situasi memanas setelah AAS yang disebut memiliki hubungan kekerabatan dengan salah satu pihak datang ke lokasi. Tak lama kemudian, suara ledakan keras terdengar dari bagian belakang area tersebut dan memicu kepanikan warga serta pedagang yang berada di sekitar lokasi.

Saat melakukan olah tempat kejadian perkara, Tim Identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan pembuatan bom rakitan. Barang-barang tersebut meliputi pupuk KCL, belerang, bubuk aluminium, baterai, rangkaian kabel, alat pengontrol alarm, hingga material aluminium yang diduga digunakan sebagai antena.

Ketua RT setempat, Ade Mumu, mengaku baru mengetahui identitas lengkap AAS setelah aparat melakukan penggeledahan. Menurutnya, AAS baru sekitar dua bulan tinggal di lingkungan tersebut dengan status mengontrak rumah dan belum pernah melapor kepada pengurus RT.

“Dia sudah berkeluarga dan baru sekitar dua bulan mengontrak di sini. Saya juga baru mengetahui identitasnya hari ini karena selama tinggal di sini belum pernah melapor ke RT,” ujar Ade.

Ade mengatakan petugas membawa sejumlah barang dari rumah tersebut, termasuk sebuah senapan dan buku-buku yang diduga berkaitan dengan paham radikal.

“Ada beberapa barang yang dibawa petugas, di antaranya buku yang diduga berisi materi jihad dan sebuah senapan,” katanya.

Menurut Ade, AAS sehari-hari diketahui berjualan minuman di kawasan Kompleks Olahraga Dadaha.

“Yang saya tahu dia berjualan es teh,” ujarnya.

Salah seorang warga, Syarif (71), mengaku terkejut dengan penggeledahan tersebut. Ia menilai AAS merupakan pribadi yang tertutup dan jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

“Terkejut, soalnya orangnya kurang bermasyarakat, tidak ada komunikasi, jarang sama masyarakat, tertutup. Kalau istrinya sering sesekali berinteraksi sama masyarakat,” katanya.

Saat penggeledahan berlangsung, AAS tidak berada di lokasi. Di rumah tersebut hanya ada istrinya yang menyaksikan proses pemeriksaan oleh petugas.

Usai menggeledah rumah kontrakan tersebut, aparat melanjutkan penyisiran ke lapak dagang milik AAS yang berada di kawasan Kompleks Olahraga Dadaha.

Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto membenarkan pihaknya masih mendalami kasus ledakan yang terjadi pada Sabtu malam. Polisi telah mengamankan tiga orang untuk dimintai keterangan.

“Tadi pagi kita mengamankan tiga orang untuk kita mintai keterangan terkait peristiwa yang terjadi,” kata Andi.

Menurutnya, penyidik masih mengumpulkan berbagai keterangan dan barang bukti guna memastikan kronologi serta keterlibatan masing-masing pihak dalam peristiwa tersebut.

“Hasil penyelidikan akan kami sampaikan setelah seluruh keterangan dan temuan yang kami peroleh dianalisis secara menyeluruh. Hingga saat ini situasi masih kondusif dan tidak ada korban jiwa,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat belum menyampaikan secara resmi keterkaitan temuan di rumah AAS dengan dugaan tindak pidana terorisme. Polisi masih melakukan pendalaman terhadap seluruh barang bukti dan keterangan yang telah diperoleh selama proses penyelidikan. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Tambah 9 Juta Tabung LPG 3 Kg Selama Libur Iduladha 2026

    Pertamina Tambah 9 Juta Tabung LPG 3 Kg Selama Libur Iduladha 2026

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    PT Pertamina Patra Niaga menambah penyaluran 9 juta tabung LPG 3 kg selama libur Iduladha 2026 untuk menjaga pasokan energi masyarakat tetap aman dan stabil.

  • Mahasiswa Kritik Satpol PP Tasikmalaya : Jangan Hanya Razia Musiman dan Seremoni

    Mahasiswa Kritik Satpol PP Tasikmalaya : Jangan Hanya Razia Musiman dan Seremoni

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Aliansi Mahasiswa Tasikmalaya mengkritik kinerja Satpol PP Kota Tasikmalaya yang dinilai belum tegas memberantas miras, prostitusi terselubung, dan pelanggaran Perda.

  • Forum Leuwikeris Luruskan Narasi soal Eks HGU Wiriacakra

    Forum Leuwikeris Luruskan Narasi soal Eks HGU Wiriacakra

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Forum Leuwikeris Cineam meluruskan narasi yang beredar terkait aktivitas TNI di lahan eks HGU PT Wiriacakra. Pemanfaatan lahan disebut telah melalui mekanisme resmi dan tidak ada penggusuran petani.

  • Bupati Cecep Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Komitmen Kebangsaan

    Bupati Cecep Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Komitmen Kebangsaan

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Tasikzone.co.id – Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., pimpin langsung Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Senin (1/6/2026) di halaman depan Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Pada kesempatan tersebut, Bupati Cecep memimpin upacara sebagai inspektur sekaligus membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Melalui amanat itu, BPIP mengajak seluruh […]

  • Pertamina Tegaskan Tidak Ada Pembatasan Pertalite Berdasarkan Merek Kendaraan

    Pertamina Tegaskan Tidak Ada Pembatasan Pertalite Berdasarkan Merek Kendaraan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Tasikzone.co.id – Pertamina Patra Niaga menegaskan kabar yang beredar di media sosial terkait daftar merek kendaraan yang disebut tidak lagi diperbolehkan menggunakan BBM jenis Pertalite mulai 1 Juni 2026 merupakan informasi yang tidak benar. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan hingga saat ini belum ada rencana maupun arahan resmi dari pemerintah ataupun […]

  • Pria Berjubah Putih Ditemukan Tergantung di Bawah Jembatan Rel Kereta Api

    Pria Berjubah Putih Ditemukan Tergantung di Bawah Jembatan Rel Kereta Api

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Warga Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, menemukan pria berjubah putih tergantung di bawah Jembatan Rel Kereta Api Binuang. Aparat gabungan langsung melakukan evakuasi dan penyelidikan.

expand_less