Breaking News
light_mode
Beranda » Sport » IPSI Kota Tasikmalaya Targetkan Raih Dua Medali Emas Di Porprov 2026

IPSI Kota Tasikmalaya Targetkan Raih Dua Medali Emas Di Porprov 2026

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tasikzone.co.id – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Tasikmalaya mematangkan persiapan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Sebanyak delapan kelas yang terdiri dari empat kelas putra dan empat kelas putri akan menjadi andalan Kota Tasikmalaya dalam cabang olahraga pencak silat.

Seperti yang disampaikan Ketua IPSI Kota Tasikmalaya, Arif Gunawan, S.T., M.Si., usai dilantik kembali menjadi Ketua IPSI, Minggu (01/11/2026) di Gor Sukapura Dadaha.

Ia mengatakan kontingen pencak silat Kota Tasikmalaya akan memberangkatkan 8 atlet untuk mengikuti pertandingan Porprov yang dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 8 November 2026.

Sebelum pertandingan, kontingen dijadwalkan berangkat pada 2 November, kemudian mengikuti technical meeting pada 3 November 2026.

Arif menjelaskan, pada Porprov kali ini Kota Tasikmalaya akan lebih berkonsentrasi pada nomor pertandingan (tanding).

Pasalnya, pada babak kualifikasi sebelumnya, atlet Kota Tasikmalaya belum berhasil meloloskan nomor seni.

“Untuk sekarang kami ikuti delapan kelas yang akan berlaga di Porprov, terdiri dari empat putra dan empat putri. Total ada 8 atlet yang masuk dalam tim Kota Tasikmalaya. Kali ini kami fokus pada nomor tanding karena di nomor seni kami belum berhasil lolos pada babak kualifikasi,” ujar Arif.

Terkait target prestasi, Arif mengatakan IPSI Kota Tasikmalaya menargetkan mampu membawa pulang dua medali. Meski demikian, pihaknya tetap membuka peluang untuk meraih hasil lebih baik apabila para atlet mampu melampaui target tersebut.

Menurutnya, persaingan cabang olahraga pencak silat pada Porprov 2026 diperkirakan berlangsung ketat. Sejumlah daerah seperti Kabupaten Garut, Kabupaten Bandung, dan Kota Bandung memiliki kekuatan atlet yang patut diperhitungkan.

“Kami berharap hasilnya bisa sesuai target. Untuk IPSI Kota Tasikmalaya, target awal kami dua medali. Kalau nantinya bisa mendapatkan lebih, tentu menjadi kebanggaan dan rasa syukur bagi kami,” katanya.

Arif mengakui, keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan dalam mempersiapkan atlet. Kendati demikian, kondisi tersebut tidak boleh mengurangi semangat dan keseriusan tim dalam menghadapi kompetisi.

Ia menegaskan, seluruh jajaran pengurus IPSI, pelatih, manajer, dan atlet saat ini berfokus memaksimalkan persiapan. Ia juga meminta para atlet tidak terbebani persoalan anggaran dan tetap berkonsentrasi pada pertandingan.

“Kondisi anggaran memang belum maksimal, tetapi persiapan harus tetap maksimal. Kami meminta para atlet fokus saja pada pertandingan dan tidak perlu memikirkan persoalan biaya. Kami dari pengurus IPSI bersama seluruh tim berupaya memberikan dukungan terbaik,” ungkapnya.

Di sisi lain, Arif juga menyoroti pentingnya penguatan organisasi IPSI melalui keterlibatan berbagai perguruan pencak silat atau paguron.

Saat ini, IPSI Kota Tasikmalaya menaungi sekitar 38 paguron dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing.

Menurutnya, setiap paguron memiliki kekuatan tersendiri, baik dalam nomor seni maupun tanding. Karena itu, IPSI perlu terus mendorong pembinaan dan meningkatkan kualitas atlet melalui kolaborasi antarpaguron.

Ia juga berharap semakin banyak atlet lokal yang mendapatkan kesempatan berkembang dan memperkuat kontingen Kota Tasikmalaya.

Selain itu, IPSI membuka peluang bagi perguruan yang ingin bergabung dan berkontribusi dalam pembinaan pencak silat di daerah.

Arif menambahkan, pembinaan pencak silat tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga harus mampu menjaga keberlangsungan organisasi serta melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Melalui persiapan yang terus dimatangkan, IPSI Kota Tasikmalaya berharap delapan kelas yang diturunkan mampu memberikan hasil terbaik sekaligus mengharumkan nama daerah pada ajang Porprov Jawa Barat 2026. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less