Breaking News
light_mode
Beranda » News » Musda III PGM Kota Tasik Perkuat Organisasi dan Perjuangkan Kesejahteraan Guru Madrasah

Musda III PGM Kota Tasik Perkuat Organisasi dan Perjuangkan Kesejahteraan Guru Madrasah

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tasikzone.co.id – Persatuan Guru Madrasah (PGM) Kota Tasikmalaya menggelar Musyawarah Daerah (Musda) III untuk masa bakti 2026–2031 di Hotel Grand Metro, Jalan HZ Mustofa, Kota Tasikmalaya.

Musda kali ini mengusung tema “Transformasi Kepemimpinan dan Memperkuat Organisasi Guna Mewujudkan Guru Madrasah yang Bermartabat dan Sejahtera”.

Sekretaris PGM Kota Tasikmalaya, Arif Rifandi, mengatakan Musda III tidak hanya menjadi forum pemilihan atau penetapan kepemimpinan baru, tetapi juga momentum evaluasi organisasi sekaligus penyusunan arah perjuangan PGM untuk lima tahun ke depan.

Menurutnya, transformasi kepemimpinan menjadi salah satu agenda penting agar organisasi mampu beradaptasi dengan kebutuhan anggotanya, khususnya guru madrasah, baik yang berstatus ASN maupun non-ASN.

“Pola kepemimpinan harus berubah. Seorang pemimpin tidak hanya bertugas menggerakkan organisasi, tetapi juga harus mampu melayani, memahami, dan menganalisis kebutuhan anggota. Dengan begitu, organisasi dapat menghadirkan perubahan yang benar-benar dirasakan oleh para guru madrasah,” ujar Ari.

Ia menjelaskan, Musda III juga menjadi ruang untuk mengevaluasi perjalanan organisasi selama lima tahun terakhir sekaligus merumuskan program prioritas, baik untuk penguatan internal maupun kontribusi eksternal.

PGM, lanjutnya, harus mampu menghadirkan program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan guru dan kemajuan pendidikan madrasah di Kota Tasikmalaya.

Selain memperjuangkan kepentingan guru dan madrasah, PGM juga mendorong kader-kader organisasi agar mampu mengambil peran di berbagai sektor, mulai dari bidang ekonomi, organisasi kemasyarakatan hingga pemerintahan.

Arif menegaskan, perjuangan PGM tidak hanya berorientasi pada peningkatan kesejahteraan guru, tetapi juga mencakup peningkatan kapasitas dan kualitas profesionalisme tenaga pendidik.

Menurutnya, pemerintah perlu memberikan perhatian lebih terhadap penghargaan profesi guru madrasah, terutama guru non-ASN yang hingga kini masih menghadapi berbagai persoalan kesejahteraan dan pengembangan karier.

Ia menyebutkan, guru madrasah yang telah menerima tunjangan sertifikasi memperoleh sekitar Rp2 juta, sedangkan guru yang telah mengikuti program inpassing mendapatkan penyesuaian berdasarkan golongan.

Namun, menurutnya, masih terdapat persoalan dalam pengakuan angka kredit dan perkembangan jenjang jabatan bagi sebagian guru.

“Ini masih menjadi pekerjaan rumah. Kami berharap pemerintah melalui Kementerian Agama, Kementerian Keuangan, bahkan Presiden, dapat memberikan perhatian terhadap penghargaan profesi guru madrasah, termasuk kepastian pengembangan karier dan kesejahteraannya,” katanya.

Arif menilai profesi guru memiliki kedudukan strategis dalam pembangunan bangsa. Sebab, guru berperan membentuk sumber daya manusia yang kelak mengisi berbagai posisi penting, mulai dari presiden, menteri, anggota legislatif hingga pemimpin di berbagai sektor.

Karena itu, pemerintah perlu menghadirkan kebijakan yang memberikan penghargaan layak terhadap profesi guru, termasuk memastikan kesejahteraan dan perlindungan bagi tenaga pendidik di lingkungan madrasah.

PGM juga mendorong agar guru madrasah swasta memperoleh kesempatan dan perlakuan yang lebih adil dalam mengakses jalur pengangkatan aparatur sipil negara (ASN), termasuk melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Menurutnya, status kepegawaian tidak seharusnya menjadi alasan untuk membedakan penghargaan terhadap profesi guru. Pemerintah perlu menghadirkan skema kesejahteraan yang lebih merata agar seluruh guru di Indonesia memperoleh penghidupan yang layak.

Selain kesejahteraan, Musda III juga menempatkan perlindungan hukum, kepastian status kepegawaian, pemenuhan hak profesi, serta peningkatan kapasitas guru sebagai agenda prioritas organisasi.

Ia menambahkan, peningkatan mutu pendidikan madrasah juga menjadi perhatian PGM. Salah satu upaya yang telah dilakukan melalui berbagai kegiatan pengembangan minat, bakat, dan prestasi peserta didik, termasuk penyelenggaraan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) sebagai wadah bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan mereka.

“Organisasi profesi harus hadir tidak hanya ketika memperjuangkan kesejahteraan, tetapi juga dalam memfasilitasi peningkatan kualitas guru. Harapannya, peningkatan kualitas tenaga pendidik akan berdampak langsung terhadap mutu pendidikan madrasah,” ungkapnya.

Musda III PGM Kota Tasikmalaya diikuti sekitar 50 peserta dari unsur pimpinan cabang dan sekitar 20 peserta dari pimpinan daerah. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan, sekaligus menjadi ruang silaturahmi, pertukaran gagasan, dan konsolidasi organisasi.

Melalui Musda III ini, PGM Kota Tasikmalaya berharap dapat memperkuat soliditas kepemimpinan, menyempurnakan program prioritas, serta meningkatkan kontribusi organisasi dalam memperjuangkan guru madrasah yang bermartabat dan sejahtera. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teddy Indra Wijaya dan CEO GoTo Perkuat Sinergi untuk Driver Online

    Teddy Indra Wijaya dan CEO GoTo Perkuat Sinergi untuk Driver Online

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Tasikzone.co.id – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan CEO GoTo, Hans Patuwo, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Jumat malam (22/5/2026). Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas penguatan kerja sama antara pemerintah dan pelaku usaha digital untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi online di Indonesia. Pertemuan itu juga menjadi ruang diskusi mengenai perkembangan industri transportasi daring yang terus […]

  • Dandim Klarifikasi Video Viral Dugaan Tindakan Represif TNI di Karangjaya

    Dandim Klarifikasi Video Viral Dugaan Tindakan Represif TNI di Karangjaya

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Dandim 0612 Tasikmalaya menegaskan kegiatan yang dilakukan hanya pembersihan lahan untuk penempatan Batalyon TP.

  • Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Perkuat Kesiapsiagaan Krisis Kesehatan Sumedang melalui Sistem HARMONIS

    Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Perkuat Kesiapsiagaan Krisis Kesehatan Sumedang melalui Sistem HARMONIS

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Melalui pengembangan dan implementasi HARMONIS, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya diharapkan dapat terus berkontribusi dalam transformasi digital kesehatan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi krisis kesehatan dan bencana

  • Tasikmalaya Matangkan Persiapan Jambore Nasional Overlanding Indonesia 2026

    Tasikmalaya Matangkan Persiapan Jambore Nasional Overlanding Indonesia 2026

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Overlanding Indonesia bukan hanya tentang perjalanan dan petualangan. Kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat

  • Komisi I DPRD Desak Inspektorat Tindak Dugaan Pelanggaran Disiplin Pejabat Bapenda

    Komisi I DPRD Desak Inspektorat Tindak Dugaan Pelanggaran Disiplin Pejabat Bapenda

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    tasikzone.co.id — Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya mendesak Inspektorat Daerah segera mengambil langkah tegas terkait dugaan pelanggaran disiplin yang melibatkan seorang pejabat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) berinisial AR. Desakan tersebut disampaikan dalam rapat kerja Komisi I bersama Inspektorat Daerah yang membahas evaluasi kinerja pemerintah daerah, termasuk tata kelola keuangan, kinerja aparatur sipil negara (ASN), serta […]

  • DKKT Gandeng Unsil Kembangkan Riset Sejarah dan Dokumentasi Budaya

    DKKT Gandeng Unsil Kembangkan Riset Sejarah dan Dokumentasi Budaya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Gal
    • 0Komentar

    Tasikzone.co.id – Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Tasikmalaya (DKKT) secara resmi menjalin kerja sama dengan Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Siliwangi (Unsil) dalam bidang penelitian serta kajian ilmiah sejarah dan budaya Kota Tasikmalaya. Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk mempererat sinergi antara kalangan akademisi dan praktisi kebudayaan dalam upaya menjaga ingatan kolektif […]

expand_less