Yayasan Padi Bantu Pasangan Lansia Sakit Stroke di Tasikmalaya Melalui Program Save Jompo
- account_circle Rian Sutisna
- calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tasikzone.co.id – Program Save Jompo yang digagas Yayasan Padi Nusantara Sejahtera kembali hadir menyapa warga lanjut usia yang membutuhkan bantuan. Kali ini, tim relawan Yayasan Padi mengunjungi kediaman Bah Uli di kawasan Pamijahan, belakang Gudang Panjunan, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Senin (27/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, para relawan menyalurkan bantuan berupa beras dan uang tunai kepada Bah Uli dan istrinya yang saat ini tengah berjuang melawan penyakit stroke. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari pasangan lansia tersebut.
Pembina Yayasan Padi Nusantara Sejahtera, Iwan Restiawan, mengatakan kegiatan Save Jompo merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap para lansia yang hidup dalam keterbatasan ekonomi maupun kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian bersama.
“Program Save Jompo kami jalankan sebagai upaya menghadirkan kepedulian kepada para orang tua yang membutuhkan bantuan. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban Bah Uli dan keluarganya,” ujar Iwan.
Ia menambahkan, Yayasan Padi Nusantara Sejahtera akan terus bergerak menjangkau para lansia yang membutuhkan uluran tangan masyarakat. Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus terus dijaga agar tidak ada warga yang merasa sendirian menghadapi kesulitan hidup.
“Kami mengajak masyarakat yang memiliki rezeki lebih untuk bersama-sama membantu para lansia dan warga kurang mampu. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi mereka yang sedang membutuhkan,” katanya.
Melalui Program Save Jompo, Yayasan Padi Nusantara Sejahtera berharap dapat terus menjadi jembatan kebaikan antara para dermawan dengan masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.***
- Penulis: Rian Sutisna
