Kontingen Pramuka Kota Tasikmalaya Siap Berangkat ke Jamnas XII 2026
- account_circle Rian Sutisna
- calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
tasikzone.co.id — Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tasikmalaya, Muhamad Yusuf, berpesan kepada anggota Pramuka yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 agar menjaga kesehatan dan kedisiplinan selama mengikuti kegiatan di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.
Pesan tersebut disampaikan Yusuf saat menghadiri pertemuan dengan orang tua peserta di Aula Kwarcab Kota Tasikmalaya, Rabu (29/7/2026). Menurutnya, kondisi fisik yang prima menjadi modal utama bagi peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung selama sepekan.
Yusuf mengingatkan para peserta untuk memperhatikan pola istirahat dan menjaga kebugaran tubuh, terutama karena pelaksanaan Jambore Nasional bertepatan dengan musim kemarau yang ditandai cuaca panas dan kering.
“Jaga kesehatan, istirahat yang cukup, dan jangan sampai lalai terhadap kondisi tubuh. Kegiatan di Jambore Nasional cukup padat dan membutuhkan stamina yang baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peserta yang memiliki kondisi kesehatan baik akan lebih mudah mengikuti berbagai aktivitas, menyerap ilmu, serta memperoleh pengalaman maksimal selama kegiatan berlangsung.
Selain aspek kesehatan, Yusuf menekankan pentingnya disiplin sebagai salah satu nilai dasar dalam pendidikan kepramukaan. Ia meminta seluruh anggota kontingen Kota Tasikmalaya menjaga sikap, etika, dan tanggung jawab selama berada di lokasi perkemahan.
“Adik-adik datang membawa nama Kota Tasikmalaya. Karena itu tunjukkan sikap disiplin, santun, dan bertanggung jawab dalam setiap kegiatan,” katanya.
Jambore Nasional XII Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 20 Agustus 2026. Namun, kontingen Pramuka Kota Tasikmalaya akan berangkat lebih awal untuk mengikuti proses registrasi dan persiapan kegiatan.
“Rencananya kontingen Kota Tasikmalaya akan diberangkatkan pada 11 Agustus 2026,” ujar Yusuf.
Ia juga meminta peserta mematuhi seluruh aturan yang ditetapkan panitia penyelenggara maupun pembina pendamping. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan menjadi faktor penting untuk menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan.
Yusuf mengajak peserta untuk memperkuat kekompakan serta membangun komunikasi yang baik dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia. Ia menilai Jambore Nasional merupakan momentum penting untuk memperluas wawasan, mempererat persaudaraan, dan memperkaya pengalaman kebangsaan.
“Ikuti arahan pembina dan panitia. Jangan berjalan sendiri tanpa koordinasi. Kekompakan dan kebersamaan harus menjadi kekuatan utama kontingen Kota Tasikmalaya,” tegasnya.
Sebagai duta daerah, peserta juga diminta menjaga nama baik Kota Tasikmalaya dengan menampilkan karakter yang mencerminkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.
Menurut Yusuf, Jambore Nasional tidak hanya menjadi ajang pertemuan anggota Pramuka dari seluruh Indonesia, tetapi juga sarana pembelajaran untuk membangun jejaring pertemanan, bertukar pengalaman, serta menumbuhkan semangat persatuan dan kebangsaan.
Ia turut mengingatkan peserta agar bijak menggunakan media sosial selama kegiatan berlangsung dan tetap menjaga etika dalam setiap interaksi.
“Jadilah duta yang baik bagi Kota Tasikmalaya. Tunjukkan bahwa Pramuka Kota Tasikmalaya memiliki karakter yang kuat, kreatif, dan mampu memberikan kesan positif kepada siapa pun yang ditemui,” katanya.
Yusuf berharap seluruh peserta dapat mengikuti Jambore Nasional dengan penuh semangat, menjaga kekompakan, serta kembali ke Kota Tasikmalaya dalam kondisi sehat dan selamat dengan membawa pengalaman yang bermanfaat.
“Kami berharap seluruh peserta pulang dengan sehat, selamat, dan membawa banyak pengalaman inspiratif yang bisa dibagikan kepada anggota Pramuka lainnya. Jadikan Jambore Nasional ini sebagai momentum untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus mengharumkan nama Kota Tasikmalaya,” pungkasnya. (***)
- Penulis: Rian Sutisna
