Breaking News
light_mode
Beranda » News » DPRD dan Pemkot Tasikmalaya Mulai Bahas KUA-PPAS 2027

DPRD dan Pemkot Tasikmalaya Mulai Bahas KUA-PPAS 2027

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tasikzone.co.id — Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama DPRD Kota Tasikmalaya resmi memulai pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Tahapan tersebut diawali melalui Rapat Paripurna DPRD yang dihadiri Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan.

Dalam paparannya, Viman menegaskan penyusunan KUA-PPAS 2027 mengacu pada RKPD 2027 sebagai tahun kedua pelaksanaan RPJMD 2025–2029. Kebijakan fiskal diarahkan pada penguatan pendapatan daerah, efisiensi belanja, optimalisasi aset, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan APBD.

Pemkot menargetkan sejumlah indikator makro pada 2027, di antaranya pertumbuhan ekonomi 5,48–6,19 persen, inflasi 1–3 persen, tingkat kemiskinan 7,52–8,27 persen, tingkat pengangguran terbuka 5,75–6,2 persen, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 77,61.

Dalam rancangan KUA-PPAS, pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp1,48 triliun yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp466,09 miliar dan pendapatan transfer Rp1,01 triliun. Sementara kebutuhan belanja daerah mencapai Rp1,50 triliun sehingga diperkirakan terjadi defisit anggaran sekitar Rp18,03 miliar atau 1,21 persen.

Defisit tersebut direncanakan ditutup melalui pembiayaan daerah dengan penerimaan Rp39,53 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp21,5 miliar sehingga posisi APBD 2027 tetap berimbang.

Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim, menyatakan pihaknya akan segera membahas dokumen tersebut melalui Badan Anggaran dan komisi-komisi DPRD. Menurutnya, fokus pembahasan akan diarahkan pada program prioritas yang berdampak langsung terhadap masyarakat, terutama sektor ekonomi, infrastruktur, dan peningkatan pelayanan publik.

“Kami akan mencermati tema pembangunan dan plafon anggaran prioritas agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Aslim.

Hasil pembahasan KUA-PPAS nantinya akan menjadi dasar penyusunan Rancangan APBD Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2027. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less