BPK Kembali Beri Opini WTP untuk Kota Tasikmalaya, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas
- account_circle Rian Sutisna
- calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bandung, Tasikzone.co.id – Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali mencetak prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Barat.
Raihan tersebut menandai keberhasilan Kota Tasikmalaya mempertahankan Opini WTP selama 10 tahun berturut-turut.
Prestasi itu mencerminkan konsistensi Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menerapkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Barat menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kepada Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya dalam acara yang berlangsung di Auditorium BPK Perwakilan Jawa Barat, Bandung, Selasa (9/6/2026).
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah sehingga Kota Tasikmalaya mampu mempertahankan predikat tertinggi dalam audit keuangan pemerintah.
“Alhamdulillah, raihan Opini WTP ke-10 kali berturut-turut ini merupakan hasil kerja keras seluruh unsur Pemerintah Kota Tasikmalaya. Saya mengapresiasi seluruh ASN, perangkat daerah, Inspektorat, BPKAD, para pemangku kepentingan, serta pimpinan dan anggota DPRD Kota Tasikmalaya yang terus mengawal jalannya pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah secara akuntabel,” ujar Viman.
Viman juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kota Tasikmalaya yang terus memberikan dukungan, masukan, dan kepercayaan kepada pemerintah daerah dalam menjalankan pembangunan.
Menurutnya, opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif. Pemerintah daerah menjadikan capaian tersebut sebagai instrumen untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan dengan baik dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Yang terpenting bukan hanya meraih Opini WTP. Kami harus memastikan setiap rupiah APBD dapat kami pertanggungjawabkan dan kami kembalikan kepada masyarakat melalui pelayanan publik yang lebih baik, pembangunan yang lebih merata, serta peningkatan kesejahteraan,” katanya.
Untuk menjaga capaian tersebut, Pemerintah Kota Tasikmalaya terus memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran, mengoptimalkan pengelolaan aset daerah, serta menindaklanjuti seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan BPK secara cepat dan tepat.
Viman menegaskan bahwa keberhasilan mempertahankan Opini WTP selama satu dekade harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk memperkuat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ia meyakini tata kelola pemerintahan yang baik menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan daerah yang berkelanjutan. Komitmen tersebut juga mendukung terwujudnya visi Kota Tasikmalaya sebagai kota industri, jasa, dan perdagangan yang religius, inovatif, maju, serta berkelanjutan.
“Prestasi ini merupakan amanah yang harus kami jaga bersama. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, memperkuat akuntabilitas, serta memastikan seluruh program pembangunan memberi dampak nyata bagi masyarakat Kota Tasikmalaya,” pungkas Viman. (***)
- Penulis: Rian Sutisna
