Breaking News
light_mode
Beranda » Eksis » Pada Akhirnya, Kita Akan Meninggalkan Segalanya

Pada Akhirnya, Kita Akan Meninggalkan Segalanya

  • account_circle Rifyal Lutfi
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tasikzone.co.id – Pernahkah kita membayangkan, suatu hari nanti akan tiba saatnya kita tidak lagi bisa menyapa orang-orang yang kita cintai, tidak lagi bisa menikmati indahnya dunia, tidak lagi bisa menghitung harta yang kita miliki.

Bahkan tidak lagi bisa mempertahankan jabatan yang selama ini begitu kita banggakan ? Saat itu, kita bukan sedang kehilangan sesuatu, melainkan sedang memenuhi panggilan Allah SWT untuk kembali kepada-Nya.

Inilah kenyataan hidup yang sering kita lupakan. Cepat atau lambat, setiap manusia pasti akan meninggalkan dunia yang fana ini.

Yang tua bisa mendahului yang muda, begitu pula yang muda bisa mendahului yang tua. Tidak seorang pun mengetahui kapan dan di mana ajal akan menjemput.

Ketika saat itu tiba, barulah kita menyadari bahwa segala sesuatu yang selama ini kita banggakan ternyata tidak dapat kita bawa.

Suami atau istri yang begitu kita cintai harus kita tinggalkan. Anak cucu yang sangat kita sayangi tidak seorang pun dapat kita ajak.

Harta kekayaan yang selama ini kita kumpulkan, bahkan terkadang membuat kita lupa terhadap hak orang lain, tidak akan bisa kita bawa. Pangkat dan jabatan yang begitu kita pertahankan pun harus kita lepaskan.

Lalu, ke mana kita pergi ? Kita akan melanjutkan perjalanan menuju alam barzakh, sebuah perjalanan panjang dan sunyi menuju kehidupan akhirat.

Tidak ada harta yang menemani, tidak ada keluarga yang mengiringi, dan tidak ada kekuasaan yang dapat menyelamatkan.

Di sanalah manusia akan mempertanggungjawabkan segala perbuatannya selama hidup di dunia.

Lantas, apa yang menjadi bekal dalam perjalanan tersebut? Iman, takwa, amal saleh, dan segala kebaikan yang kita lakukan selama hidup di dunia.

Oleh karena itu, jangan sampai kesibukan mengejar dunia membuat kita lupa kepada Allah SWT. Carilah harta dengan cara halal, tunaikan hak sesama, sayangi keluarga, perbanyak ibadah, dan tebarkan manfaat bagi orang lain.

Ingatlah, dunia hanyalah tempat persinggahan, bukan tempat tinggal yang abadi. Jangan hanya sibuk mempersiapkan kehidupan di dunia, tetapi lalai mempersiapkan perjalanan menuju akhirat.

Sebab, kematian tidak pernah menunggu kita siap, dan sebaik-baik bekal adalah ketakwaan kepada Allah SWT.

Hasbunallah wan`ilmal wakil (***)

  • Penulis: Rifyal Lutfi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less