Polres Tasikmalaya dan Petani Cigalontang Tanam Bawang Putih untuk Swasembada Nasional
- account_circle Rian Sutisna
- calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tasikzone.co.id – Polres Tasikmalaya bersama Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan kelompok tani menggelar penanaman bibit bawang putih di Kampung Buligir, Desa Parentas, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi sebagai upaya mendukung program swasembada bawang putih nasional.
Penanaman dipimpin langsung oleh Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi dan dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya Tatang Wahyudin, jajaran Perum Perhutani, unsur Forkopimcam, pemerintah desa, serta anggota Kelompok Tani Giri Asih Parentas.
Dalam kegiatan tersebut, bibit bawang putih ditanam di lahan seluas kurang lebih 4 hektare yang berada di tanah kas Desa Parentas. Selain melakukan penanaman bersama, Polres Tasikmalaya juga menyerahkan bantuan bibit dan pupuk secara simbolis kepada para petani sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian.
Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi mengatakan, keterlibatan kepolisian dalam sektor pertanian merupakan bagian dari dukungan terhadap program strategis pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Penanaman bawang putih serentak ini menjadi langkah nyata untuk mendukung upaya pemerintah meningkatkan produksi komoditas bawang putih dalam negeri serta mengurangi ketergantungan terhadap impor,” kata Ade.
Ia berharap sinergi antara kepolisian, Dinas Pertanian, Perhutani, pemerintah daerah, dan kelompok tani dapat mendorong peningkatan hasil produksi bawang putih di Kabupaten Tasikmalaya.
Menurutnya, pengembangan komoditas bawang putih di Kecamatan Cigalontang memiliki potensi untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal sekaligus berkontribusi terhadap pasokan pangan di tingkat regional dan nasional.
Program tersebut juga mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kehadiran berbagai pihak dalam pendampingan dan penyediaan sarana produksi dinilai mampu memberikan motivasi bagi petani untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan serta meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut. (***)
- Penulis: Rian Sutisna











