Breaking News
light_mode
Beranda » News » Madrasah Aliyah Jadi Alternatif Berkualitas bagi Siswa yang Tidak Diterima Sekolah Negeri

Madrasah Aliyah Jadi Alternatif Berkualitas bagi Siswa yang Tidak Diterima Sekolah Negeri

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tasikzone.co.id – Praktisi pendidikan Kota Tasikmalaya, Arip Ripandi, mengajak para orang tua untuk tidak berkecil hati apabila putra-putrinya belum memperoleh kursi di sekolah negeri pada proses Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) Tahun Pelajaran 2026/2027. Menurutnya, banyak sekolah swasta dan madrasah yang mampu memberikan layanan pendidikan berkualitas sekaligus mengembangkan potensi peserta didik secara optimal.

Arip menjelaskan, Madrasah Aliyah yang dikelola masyarakat terus meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai pembenahan. Selain menyediakan sarana pembelajaran yang memadai, madrasah juga menghadirkan beragam program unggulan yang relevan dengan perkembangan zaman.

Madrasah, kata dia, aktif mengembangkan pendidikan karakter, memperkuat nilai-nilai keagamaan, meningkatkan literasi digital, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, serta memfasilitasi pengembangan bakat dan minat siswa.

“Orang tua tidak perlu merasa kecewa ketika anaknya belum masuk sekolah negeri. Yang terpenting, anak memperoleh pendidikan berkualitas, memiliki karakter yang baik, dan mendapatkan ruang untuk mengembangkan potensinya. Banyak Madrasah Aliyah swasta yang mampu mencetak prestasi akademik maupun nonakademik setara dengan sekolah negeri,” ujar Arip.

Selain memberikan motivasi kepada para orang tua, Arip juga menyoroti sejumlah persoalan dalam pelaksanaan PCMB. Ia menilai pemerintah belum sepenuhnya mewujudkan pemerataan jumlah peserta didik di setiap lembaga pendidikan, terutama pada sekolah dan madrasah yang dikelola masyarakat.

Menurutnya, sejumlah sekolah dan madrasah swasta pernah kehilangan banyak calon peserta didik karena kebijakan penerimaan siswa belum memperhatikan keseimbangan distribusi peserta didik.

Arip mengingatkan bahwa kebijakan yang memperbolehkan satu rombongan belajar menampung hingga 50 siswa pernah memberikan dampak besar terhadap keberlangsungan sekolah dan madrasah swasta. Kebijakan tersebut membuat sejumlah lembaga hanya memperoleh empat hingga lima siswa baru dalam satu tahun ajaran.

“Kondisi tersebut menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan penerimaan peserta didik. Ketika siswa terkonsentrasi di sekolah tertentu, banyak lembaga pendidikan masyarakat kehilangan kesempatan untuk berkembang,” katanya.

Karena itu, Arip mendorong pemerintah pusat segera menerbitkan regulasi atau keputusan bersama yang mengatur pemerataan calon peserta didik dalam pelaksanaan PCMB Tahun Pelajaran 2026/2027 pada seluruh jenjang pendidikan. Ia berharap regulasi tersebut mampu menciptakan sistem penerimaan yang lebih adil, proporsional, serta memberikan peluang yang sama bagi sekolah dan madrasah.

Arip menegaskan bahwa pemerintah dan masyarakat sama-sama memegang peran penting dalam penyelenggaraan pendidikan nasional. Selama ini, masyarakat telah berkontribusi besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui berbagai lembaga pendidikan yang mereka kelola.

Karena itu, pemerintah perlu memberikan perhatian serius terhadap keberlangsungan sekolah dan madrasah swasta saat menyusun maupun menetapkan kebijakan pendidikan.

“Sudah saatnya pemerintah mereformasi PCMB dengan semangat keadilan bagi seluruh penyelenggara pendidikan. Pemerintah harus menjadikan pemerataan peserta didik sebagai bagian dari kebijakan nasional agar semua lembaga pendidikan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Sekolah dan madrasah yang dikelola masyarakat merupakan aset bangsa yang harus kita jaga keberlangsungannya,” tegasnya.

Arip berharap pemerintah, pemangku kebijakan pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan dapat duduk bersama untuk merumuskan sistem PCMB yang lebih berkeadilan. Melalui langkah tersebut, mereka dapat mewujudkan pemerataan akses pendidikan, menjaga keberlangsungan lembaga pendidikan masyarakat, serta meningkatkan mutu pendidikan nasional secara menyeluruh. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujud Kepedulian Lingkungan, Serdik Sespimma Polri Gelar Penghijauan di Salawu

    Wujud Kepedulian Lingkungan, Serdik Sespimma Polri Gelar Penghijauan di Salawu

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Tasikzone.co.id – Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, peserta didik (Serdik) Sespimma Polri Angkatan ke-75 Tahun Anggaran 2026 melaksanakan kegiatan bakti lingkungan berupa penanaman pohon di Desa Margalaksana, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, pada Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Praktik Kerja Profesi (PKP) yang bertujuan memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan […]

  • Diky Chandra Apresiasi Dedikasi Guru TK di HUT IGTKI-PGRI ke-76

    Diky Chandra Apresiasi Dedikasi Guru TK di HUT IGTKI-PGRI ke-76

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Tasikzone.co.id – Semangat kebersamaan mewarnai kegiatan Gerak Jalan Santai Ceria dalam rangka Hari Ulang Tahun IGTKI-PGRI ke-76 yang digelar di kawasan Asia Plaza, Kota Tasikmalaya, Sabtu (23/05/2026). Ratusan guru taman kanak-kanak dari berbagai wilayah di Kota Tasikmalaya tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan itu turut dihadiri Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Chandra Negara […]

  • Pertamina Tambah 9 Juta Tabung LPG 3 Kg Selama Libur Iduladha 2026

    Pertamina Tambah 9 Juta Tabung LPG 3 Kg Selama Libur Iduladha 2026

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    PT Pertamina Patra Niaga menambah penyaluran 9 juta tabung LPG 3 kg selama libur Iduladha 2026 untuk menjaga pasokan energi masyarakat tetap aman dan stabil.

  • Pemkab Tasikmalaya Targetkan Zero Waste 2035

    Pemkab Tasikmalaya Targetkan Zero Waste 2035

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    TPST Nangkaleah berteknologi RDF disiapkan untuk mengolah sampah dan meningkatkan layanan persampahan yang saat ini baru mencapai 13,2 persen.

  • Putusan Dikritisi Sebagai Putusan Sesat Dan Lemahnya Kontrol Peradilan

    Putusan Dikritisi Sebagai Putusan Sesat Dan Lemahnya Kontrol Peradilan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Kuasa hukum pemohon, Meiman N. Rukmana, SH., MH., menilai putusan tersebut sebagai keputusan yang melegalkan pelanggaran prosedur dan formil dalam proses penyelidikan maupun penyidikan perkara hukum di wilayah yurisdiksi Pengadilan Negeri Tasikmalaya.

  • Bupati Tasikmalaya Hadiri Lepas Sambut Kajati Jawa Barat di Gedung Pakuan

    Bupati Tasikmalaya Hadiri Lepas Sambut Kajati Jawa Barat di Gedung Pakuan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Jabatan Kajati Jabar kini diemban Dr. Sutikno menggantikan Dr. Hermon Dekristo.

expand_less