Breaking News
light_mode
Beranda » News » PP Persis Minta Komunikasi Publik Tetap Sejuk, Soroti Pernyataan soal Londo Ireng

PP Persis Minta Komunikasi Publik Tetap Sejuk, Soroti Pernyataan soal Londo Ireng

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tasikzone.co.id – Pimpinan Pusat (PP) Persatuan Islam (Persis) menyoroti dinamika komunikasi publik yang berkembang setelah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggunakan istilah “Londo Ireng” dalam pidatonya untuk menggambarkan pihak-pihak tertentu yang dinilai mengabdi pada kepentingan asing, termasuk oknum wartawan, LSM, dan pengamat.

Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi PP Persis, Dr. Ihsan Setiadi Latief, M.Si, menyampaikan pandangan organisasi sebagai upaya menjaga kondusivitas nasional, memperkuat persatuan bangsa, serta merawat iklim demokrasi yang sehat.

Ihsan menilai pejabat publik, terutama pemimpin nasional, perlu mengedepankan komunikasi yang menyejukkan, merangkul seluruh elemen masyarakat, dan menghindari narasi yang berpotensi memunculkan polemik maupun polarisasi.

Menurutnya, penggunaan analogi historis dalam ruang publik harus dilakukan secara bijaksana agar tidak menimbulkan kesan generalisasi terhadap kelompok tertentu yang selama ini berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

“Pemimpin nasional perlu mengedepankan narasi yang menenangkan dan mempersatukan masyarakat. Penggunaan istilah atau analogi tertentu hendaknya tidak menimbulkan persepsi yang dapat mengurangi penghargaan terhadap peran berbagai elemen bangsa,” ujar Ihsan dalam keterangannya.

PP Persis juga menegaskan pentingnya mengakui peran pers, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan pengamat sebagai bagian dari mekanisme kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi.

Ihsan menjelaskan, pers menjalankan fungsi yang dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers sebagai pilar demokrasi yang menyampaikan informasi kepada publik. Sementara itu, LSM dan pengamat berperan sebagai mitra kritis yang membantu mengawasi jalannya pemerintahan agar tetap berada dalam koridor kepentingan masyarakat.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kritik dan pengawasan harus disampaikan secara objektif, berbasis data, santun, serta berorientasi pada penyelesaian persoalan.

“Kritik yang konstruktif akan memperkuat demokrasi dan membantu pemerintah dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan,” katanya.

Dalam pernyataannya, PP Persis juga mendukung langkah pemerintah untuk menjaga kedaulatan negara dari berbagai bentuk intervensi asing yang dapat merugikan kepentingan nasional.

Namun, Ihsan menegaskan bahwa apabila terdapat individu, media, maupun lembaga yang terbukti melanggar hukum atau bekerja untuk kepentingan asing yang mengancam persatuan bangsa, penegak hukum harus memprosesnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku dan mengedepankan prinsip transparansi.

“Penanganan terhadap dugaan pelanggaran hukum harus dilakukan melalui mekanisme hukum yang berlaku dan berdasarkan pembuktian yang jelas, bukan melalui generalisasi terhadap kelompok tertentu,” ujarnya.

Lebih lanjut, PP Persis mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah, tokoh nasional, insan pers, aktivis LSM, hingga kalangan akademisi, untuk memperkuat dialog dan komunikasi yang konstruktif demi menjaga keutuhan bangsa.

Ihsan menegaskan Indonesia membutuhkan kontribusi seluruh komponen bangsa untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Karena itu, perbedaan fungsi antara pemerintah, lembaga negara, masyarakat sipil, dan pers harus dipandang sebagai bentuk sinergi dalam kehidupan demokrasi, bukan sebagai pertentangan.

“Seluruh elemen bangsa memiliki peran masing-masing dalam membangun Indonesia. Semangat dialog, tabayyun, dan kerja sama perlu terus dikedepankan demi kepentingan bangsa dan negara,” pungkasnya. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Tasikmalaya Imbau Masyarakat Waspadai Modus Titip Limit Paylater

    OJK Tasikmalaya Imbau Masyarakat Waspadai Modus Titip Limit Paylater

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    OJK Tasikmalaya mengimbau masyarakat waspada terhadap modus penipuan titip limit paylater. Dugaan kasus di Ciamis dan Tasikmalaya menyebabkan kerugian hingga Rp300 juta.

  • GMNU Kota Tasikmalaya Tagih Realisasi Hasil Rakernas APEKSI 2026

    GMNU Kota Tasikmalaya Tagih Realisasi Hasil Rakernas APEKSI 2026

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Ketua GMNU Kota Tasikmalaya Myftah Farid meminta Pemkot segera merealisasikan hasil Rakernas APEKSI 2026.

  • Mahasiswa Pertanyakan Keseriusan Pemkot Tasikmalaya Menjalankan Fungsi Pengawasan

    Mahasiswa Pertanyakan Keseriusan Pemkot Tasikmalaya Menjalankan Fungsi Pengawasan

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    tasikzone.co.id — Aliansi Mahasiswa Tasikmalaya (AMT) mengkritik Pemerintah Kota Tasikmalaya yang tidak menghadiri audiensi lanjutan yang dijadwalkan pada Kamis (13/8/2026). Ketidakhadiran perwakilan pemerintah dinilai menunjukkan kurangnya keseriusan dalam merespons persoalan yang telah disampaikan mahasiswa melalui jalur resmi. Ketua Umum AMT, Riswara Nugroho, mengatakan pihaknya telah menempuh berbagai langkah sesuai mekanisme yang berlaku, mulai dari audiensi, […]

  • Penyesuaian LP2B di Kota Tasikmalaya Dinilai Mendesak untuk Cegah Hilangnya Lahan Pertanian Produktif

    Penyesuaian LP2B di Kota Tasikmalaya Dinilai Mendesak untuk Cegah Hilangnya Lahan Pertanian Produktif

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    DPRD Kota Tasikmalaya mendesak percepatan penyesuaian LP2B dalam revisi RTRW dan RDTR. Langkah ini dinilai penting untuk melindungi sawah produktif dari alih fungsi lahan akibat pembangunan.

  • Peringati HUT ke-75 Humas Polri, Polres Tasikmalaya Bagikan Sembako

    Peringati HUT ke-75 Humas Polri, Polres Tasikmalaya Bagikan Sembako

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya menyalurkan bantuan sembako kepada warga Pasir Beunying, Singaparna, dalam rangka Hari Jadi ke-75 Humas Polri 2026.

  • OJK Ingatkan Guru Waspadai Pinjol Ilegal, Investasi Bodong dan Judi Online

    OJK Ingatkan Guru Waspadai Pinjol Ilegal, Investasi Bodong dan Judi Online

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Rian Sutisna
    • 0Komentar

    tasikzone.co.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya mengingatkan para kepala sekolah dan tenaga pendidik untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas keuangan ilegal yang semakin marak di era digital. Pesan tersebut disampaikan dalam Program GENIUS (Gerakan Edukasi dan Keuangan Inklusif untuk Sekolah) yang digelar di Kabupaten Ciamis, Rabu (29/7/2026), dan diikuti sekitar 250 kepala sekolah serta […]

expand_less