AMS Kota Tasikmalaya Lestarikan Budaya Sunda Lewat Kacapi dan Suling
- account_circle Rian Sutisna
- calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
tasikzone.co.id – Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Distrik 007 Kota Tasikmalaya terus berupaya melestarikan budaya Sunda melalui berbagai kegiatan seni dan budaya. Salah satunya dengan rutin menggelar kegiatan Medar Katineng Ngawangkong Seni Budaya Sunda, sebuah ruang budaya yang menghadirkan seni musik tradisional Sunda melalui permainan kacapi, suling, serta tembang Cianjuran.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen AMS dalam menjaga dan memperkenalkan warisan budaya Sunda kepada masyarakat, khususnya generasi muda agar tidak tergerus perkembangan zaman.
Ketua AMS Distrik 007 Kota Tasikmalaya, Ai Usman S.Sos, mengatakan bahwa Medar Katineng merupakan wadah untuk merawat kecintaan terhadap budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Sunda.
Menurutnya, pelestarian budaya tidak cukup hanya melalui wacana, tetapi harus diwujudkan melalui aktivitas nyata yang melibatkan masyarakat secara langsung.
“Melalui Medar Katineng, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih mencintai budaya Sunda. Kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus upaya menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (12/7/2026).
Ia menjelaskan, dalam setiap pelaksanaan Medar Katineng menampilkan alunan musik tradisional melalui permainan kacapi dan suling yang dipadukan dengan ngawih atau tembang Cianjuran. Kesenian tersebut merupakan salah satu kekayaan budaya Sunda yang memiliki nilai filosofi dan estetika tinggi.
Ia berharap kegiatan yang dilaksanakan secara rutin tersebut dapat menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat untuk turut berperan dalam melestarikan budaya daerah.
“Budaya Sunda adalah identitas yang harus terus dijaga. Kami ingin generasi muda tidak hanya mengenal budaya modern, tetapi juga memahami dan mencintai kesenian tradisional yang menjadi bagian dari jati diri bangsa,” katanya.
Melalui kegiatan Medar Katineng, AMS Distrik 007 Kota Tasikmalaya berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang-ruang budaya yang mampu memperkuat nilai kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta menjaga keberlangsungan seni dan budaya Sunda di tengah perkembangan zaman. (***)
- Penulis: Rian Sutisna

