Wapres Gibran Ajak Pemuda Muhammadiyah Bersatu Hadapi Tantangan Global
- account_circle Rian Sutisna
- calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tasikzone.co.id – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak Pemuda Muhammadiyah dan generasi muda Indonesia untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan global sekaligus mendukung pembangunan nasional. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Tahun 2026 di Hotel Four Points by Sheraton, Badung, Bali, Kamis (21/05/2026).
Dalam sambutannya, Wapres menilai dunia saat ini tengah berada dalam situasi yang penuh dinamika, mulai dari ketidakpastian geopolitik, perang dagang dan tarif, perubahan iklim, hingga disrupsi teknologi. Karena itu, menurutnya, generasi muda harus hadir sebagai kekuatan yang mampu bersatu dan saling mendukung menghadapi perubahan zaman.
“Ini adalah momen yang penuh dinamika. Krisis global, geopolitik yang tidak menentu, perang dagang, perang tarif, perubahan iklim, hingga disrupsi teknologi menjadi tantangan bersama. Karena itu, saatnya anak-anak muda saling bergandengan tangan,” ujar Wapres.
Pernyataan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, pemerataan pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan potensi daerah untuk mewujudkan Indonesia maju.
Wapres menegaskan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan bangsa, terlebih Indonesia akan memasuki era bonus demografi dengan dominasi penduduk usia produktif. Momentum tersebut, kata dia, harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing generasi muda.
“Momentum ini sangat penting dan hanya datang satu kali. Karena itu, saya berpesan agar anak-anak muda terus saling bergandengan tangan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Wapres juga mendorong Pemuda Muhammadiyah agar lebih aktif terlibat dalam pembangunan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk Papua. Menurutnya, kontribusi generasi muda sangat dibutuhkan untuk memperkuat pemerataan pendidikan, layanan kesehatan, serta transformasi digital di daerah terpencil.
Ia bahkan mengajak kader Pemuda Muhammadiyah untuk lebih sering turun langsung ke wilayah 3T agar memahami kondisi riil masyarakat di lapangan.
“Kalau memungkinkan, kunjungan berikutnya kita ajak teman-teman Pemuda Muhammadiyah ke Papua supaya bisa melihat langsung tantangan di sana, terutama dalam sektor pendidikan dan kesehatan,” ungkapnya.
Wapres juga menyampaikan apresiasi kepada Pemuda Muhammadiyah yang dinilai konsisten melahirkan kader muda unggul dan berakhlak yang kini berkiprah di berbagai sektor strategis nasional.
“Pemuda Muhammadiyah adalah mitra strategis pemerintah. Terima kasih atas kontribusinya dalam melahirkan generasi muda yang unggul dan berakhlak,” ucapnya.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah sekaligus Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa kader Pemuda Muhammadiyah harus terus hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian penting dalam mendukung kemajuan bangsa.
Menurutnya, kader Pemuda Muhammadiyah tidak hanya dipersiapkan sebagai kader persyarikatan, tetapi juga kader umat dan kader bangsa yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
“Setinggi apa pun prestasi yang diraih, kader Pemuda Muhammadiyah harus tetap membumi, merakyat, dan hadir di tengah suasana kebatinan rakyat Indonesia,” tegasnya.
Di sisi lain, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla menyampaikan optimismenya terhadap pemerintah di tengah berbagai tantangan bangsa. Ia menilai keberanian generasi muda mengambil peran sejarah menjadi kunci penting menghadapi dinamika zaman.
Menurutnya, sosok Wapres Gibran tetap menunjukkan keberanian mengambil peran di tengah berbagai tekanan dan tantangan politik.
Selain menghadiri pembukaan Tanwir II Pemuda Muhammadiyah, Wapres dijadwalkan melanjutkan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur untuk meninjau sejumlah program prioritas pemerintah, mulai dari pengembangan industri garam, budidaya rumput laut, hingga pembangunan kawasan 3T.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua MPR Abcandra Muhammad Akbar Supratman, Anggota DPR RI Komisi XII Rocky Candra, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, serta Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta.
Sumber : biro Pers, Media, dan Informasi
Sekretariat Wakil Presiden
- Penulis: Rian Sutisna
- Sumber: biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden
