Breaking News
light_mode
Beranda » News » 57 Armada Mulai Beroperasi untuk Dukung Koperasi Merah Putih di Tasikmalaya

57 Armada Mulai Beroperasi untuk Dukung Koperasi Merah Putih di Tasikmalaya

  • account_circle Rian Sutisna
  • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tasikzone.co.id – Pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan gedung koperasi.

Pemerintah juga menyiapkan armada operasional guna memperkuat distribusi barang serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Pemerintah menargetkan pembangunan 302 KDMP di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Hingga akhir Mei 2026, pemerintah telah merampungkan sekitar 80 koperasi dan memprioritaskan koperasi tersebut untuk menerima dukungan armada operasional.

Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Inf. M. Imvan Ibrahim, mengatakan seluruh kendaraan yang tersedia akan menjadi aset koperasi dan menunjang kegiatan operasional dalam jangka panjang.

“Dari kebutuhan armada untuk 302 koperasi, saat ini kami sudah mendistribusikan 57 unit truk Fuso. Selain itu, kami menyiapkan 50 unit kendaraan jeep bak terbuka 4×4 dan 15 unit di antaranya sudah tiba di Tasikmalaya,”ujar Imvan, Jumat (29/5/2026).

Pemerintah memilih kendaraan berpenggerak empat roda untuk menyesuaikan kondisi geografis Kabupaten Tasikmalaya yang didominasi wilayah perbukitan, jalan menanjak, serta akses menuju sejumlah desa yang cukup berat bagi kendaraan biasa.

Menurut Imvan, kendaraan 4×4 akan mempermudah mobilitas menuju lokasi koperasi yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk daerah dengan akses terbatas.

Ia menegaskan, 57 unit truk Fuso yang telah diterima koperasi tidak berfungsi untuk mengangkut material pembangunan. Pemerintah menyiapkan armada tersebut guna mendukung aktivitas ekonomi setelah koperasi beroperasi penuh.

Nantinya, pengelola koperasi akan memanfaatkan truk-truk tersebut untuk mengangkut berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari beras, pupuk, air bersih, hingga gas.

Dengan armada milik sendiri, koperasi dapat menekan biaya distribusi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap jasa angkutan pihak ketiga.

Untuk memperkuat fungsi distribusi, pemerintah melengkapi setiap KDMP dengan gudang penyimpanan berkapasitas besar di bagian belakang bangunan.

Pemerintah membangun gudang tersebut menggunakan pintu folding gate setinggi empat meter dan lebar enam meter sehingga truk berukuran besar dapat keluar masuk serta parkir dengan aman di area koperasi.

Keberadaan armada operasional dan fasilitas logistik ini menjadi bagian penting dalam memperkuat rantai pasok berbasis desa.

Melalui skema tersebut, petani dapat menyalurkan hasil panennya lebih cepat, sementara koperasi dapat mendistribusikan kebutuhan masyarakat secara lebih efisien dan mandiri.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0612/Tasikmalaya turut menyerahkan armada operasional kepada para kepala desa sebagai bagian dari persiapan operasional KDMP di wilayah masing-masing.

Program KDMP merupakan salah satu program prioritas ekonomi kerakyatan nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Melalui dukungan armada logistik, fasilitas penyimpanan, dan jaringan koperasi yang tersebar di desa-desa.

pemerintah berharap 302 KDMP di Tasikmalaya dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi desa yang lebih kuat, mandiri, dan berkelanjutan. (***)

  • Penulis: Rian Sutisna

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less