Open Bidding JPT Pratama Kabupaten Tasikmalaya Tarik Pelamar dari Berbagai Daerah
- account_circle Rian Sutisna
- calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tasikzone.co.id – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk mengisi empat jabatan strategis yang saat ini kosong. Proses seleksi tersebut menarik minat puluhan pelamar dari berbagai daerah di Indonesia.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tasikmalaya, Rudi Sonjaya Saehuri, mengatakan seleksi terbuka tersebut bertujuan mengisi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Dinas Kesehatan, Asisten Administrasi Umum, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD).
“Empat jabatan ini kami buka melalui mekanisme seleksi terbuka untuk mendapatkan pejabat yang memiliki kompetensi dan kinerja terbaik,” kata Rudi, Jumat (5/6/2026).
Menurut Rudi, pelaksanaan open bidding mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 19 Tahun 2019. Seleksi tersebut juga menjadi bagian dari penerapan sistem merit dalam manajemen aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.
Berdasarkan Keputusan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 531 Tahun 2024, Kabupaten Tasikmalaya masuk kategori baik dalam penerapan manajemen ASN dengan nilai 313 dan indeks 0,76.
Rudi menjelaskan, BKPSDM menerapkan tiga prinsip utama dalam proses seleksi terbuka, yakni kualitas, kompetisi, dan kinerja. Ia menilai capaian tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas penerapan sistem merit di Kabupaten Tasikmalaya.
“Kami terus berupaya meningkatkan nilai sistem merit hingga mencapai kategori sangat baik. Seleksi yang transparan menjadi salah satu langkah untuk mencapai target tersebut,” ujarnya.
Seleksi terbuka yang berlangsung secara daring sejak 20 Mei hingga 4 Juni 2026 berhasil menjaring 44 pelamar. Selain pejabat dari lingkungan Pemkab Tasikmalaya, sejumlah pelamar juga berasal dari berbagai daerah dan instansi pemerintah lainnya.
Rudi menyebutkan pelamar berasal dari Kota Blitar, Kabupaten Lahat, Kabupaten Samosir, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Garut, hingga kementerian.
“Karena seleksi ini berskala nasional, setiap ASN yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses seleksi,” katanya.
BKPSDM telah menyelesaikan tahapan evaluasi administrasi pada Jumat (5/6/2026). Hasil seleksi administrasi diumumkan secara terbuka melalui laman resmi BKPSDM Kabupaten Tasikmalaya.
“Hasil evaluasi administrasi langsung kami umumkan melalui website resmi agar masyarakat dapat memantau proses seleksi secara transparan,” ujar Rudi.
Peserta yang lolos seleksi administrasi selanjutnya akan mengikuti Assessment Center di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat.
Untuk menjaga objektivitas dan kualitas seleksi, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melibatkan panitia seleksi independen yang terdiri atas Kepala BKD Provinsi Jawa Barat sebagai ketua, Asisten Pemerintahan Provinsi Jawa Barat, serta akademisi dari Universitas Padjadjaran.
Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, pemerintah daerah akan menetapkan hasil akhir seleksi pada awal Juli 2026 dan melanjutkannya dengan pelantikan pejabat terpilih. (***)
- Penulis: Rian Sutisna
